Catatan Dahlan Iskan

Imlek Banteng

catatan dahlan iskan

Bagikan
Bagikan

Danau itu dibangun di dekat ikon utama Lapangan Banteng: patung pembebasan bangsa. Salah satu dari banyak patung yang pembangunannya diprakarsai Bung Karno.

Patung di situ menggambarkan seorang laki-laki yang dengan semangatnya mematahkan rantai besi yang membelenggu kedua tangannya: bebas dari penjajahan Belanda.

Di sisi lain dari patung itulah dibangun panggung gembira. Menghadap lapangan rumput. Menampilkan kreativitas anak-anak muda. Wamen Irene sedang duduk di atas rumput menyaksikannya. Ketika saya tiba di sebelah wamen, band dari Universitas Indonesia sedang mengakhiri penampilannya. Diganti band dari ITB. Lagu pertama band ITB itu yang bikin lapangan rumput histeris: Bohemian Rhapsody dari Queen. Dokter ahli jantung Jagaddhito Probokusumo yang menemani saya sampai ikut ber-Rhapsody. Lagu berikutnya masih dari Queen: Dont Stop Me Now.

Baju saya sangat tidak cocok dengan itu: batik merah yang dibuat istri khusus untuk acara imlek. Maka saya copot semua kancing baju: biar tidak terlalu ditertawakan rumput yang bergoyang. (Dahlan Iskan)

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Petir Ngambek

Maka ia putuskan: ngambek lewat media saja. Ampuh. Tukang khayal seperti Anda...

Catatan Dahlan Iskan

Petir India

Terlalu pusing saya memikirkan: akan dipakai mengangkut apa mobil itu. Agar hasil...

Catatan Dahlan Iskan

WNI WNI

  Kejengkelan itu sampai tersimpan di bawah sadarnyi. Maka ketika di satu...

Catatan Dahlan Iskan

Kolegium MK

Pun bagi yang berhidung pesek: bisa melakukan bedah plastik estetika. Bisa mancung....