Terakhir, puasa berperan penting dalam memadamkan “api” peradangan kronis dalam darah. Riset dalam jurnal Cell menunjukkan bahwa puasa menurunkan tingkat sitokin pro-inflamasi secara signifikan. Dengan meredam peradangan ini, seseorang yang rutin berpuasa otomatis terlindungi dari risiko penyakit berat seperti gangguan jantung dan penyakit autoimun.
Kesimpulan
Puasa adalah bentuk rasa syukur nyata dengan cara merawat “rumah” pemberian Tuhan agar tetap kuat. Bukan sekadar mengejar pahala, berpuasa memberikan waktu bagi fisik untuk berbenah, beregenerasi, dan bersiap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan kondisi yang lebih bugar.
- BDNF Otak
- cara puasa mencegah penuaan dini pada mitokondria
- diet sehat
- hubungan puasa dengan sensitivitas insulin
- Kesehatan Sel
- manfaat puasa
- manfaat puasa untuk kesehatan otak dan memori
- Mitokondria
- proses renovasi sel saat tubuh berpuasa
- Ramadan 2026
- riset terbaru manfaat puasa bagi pengidap autoimun
- tips sehat