Oleh: Dahlan Iskan
Kalau di Tarim ziarah orang ke makam seribu wali, di Mesir ziarahnya ke makam 40 Nabi. Seribu wali adalah kiasan, 40 Nabi adalah beneran: Mesir adalah Tanah Nabi.
Salah satunya Nabi Daniel.
Ternyata makam Nabi Daniel bersebelahan dengan Nabi Lukman Hakim. Nama Nabi Daniel disebut dalam Kitab Perjanjian Lama. Nama Lukman disebut dalam Alquran, bahkan menjadi nama surah: Surah Lukman.
Anda sudah tahu mukjizat yang dimiliki Nabi Daniel: ketika dimasukkan ke kandang singa justru para singa itu menundukkan kepala kepadanya. Sedang keistimewaan Lukman adalah ”ayah teladan” dalam mendidik anak.
Nabi Daniel hidup di antara Nabi Musa dan Yesus. Lukman Hakim hidup di era menjelang kelahiran Nabi Daud. Daud sendiri makamnya di Hadramaut, dua jam naik mobil dari Tarim. Setahun sekali haulnya difestivalkan besar-besaran: dua minggu sebelum kedatangan saya di Tarim.
Makam Nabi Daniel dan Lukman, keduanya sangat sederhana. Di lantai bawah masjid Nabi Daniel di kota Alexandria. Tidak jauh dari stasiun kereta api jurusan Kairo. Di seberang penjual air gilingan tebu yang laris.
Ini kali pertama saya ke Alexandria. Di tepi laut Mediterania. Di sinilah pelabuhan terbesar Mesir berada. Kalau Kairo itu Beijing, Alexandria adalah Tianjin-nya.
Saya ingat-ingat gaya kota Alexandria seperti kota-kota di Italia Selatan. Atau Prancis Selatan. Pantai utara Mesir memang berhadapan dengan pantai selatan Italia dan Prancis.
Karena itu ketika raja terakhir Mesir digulingkan, Raja Farouq, larinya ke Italia. Pakai kapal mewah milik kerajaan. Tinggal menyeberang laut Mediterania.
Alexandria memang pernah menjadi ibu kota Mesir: hampir selama 1000 tahun. Sebelum akhirnya pindah ke Kairo.
Cuaca Alexandria juga lebih enak daripada Kairo. Pun sampai sekarang. Maka di musim panas penduduk kota ini bertambah tiga juta orang –dari biasanya lima juta. Orang kaya Kairo menghindari panas 46 derajat dengan pergi ke Alexandria.
Berakhirnya kerajaan di Mesir baru terjadi ketika saya berumur satu tahun. Republik Mesir tujuh tahun lebih muda dari Republik Indonesia.