finnews.id – Musisi senior Ikang Fawzi akhirnya angkat bicara soal polemik pencoretan putrinya, Chiki Fawzi, dari daftar Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026.
Nama Chiki sebelumnya menjadi sorotan publik setelah ia mengaku dicoret secara mendadak saat tengah mengikuti pelatihan petugas haji. Keputusan tersebut memicu perbincangan luas di media sosial.
Alih-alih larut dalam kesedihan, Ikang justru mengaku merasa tersinggung dengan cara keputusan itu diambil.
“Bukan sedih, saya tersinggung. Saya juga ini merasa terganggu, tapi saya pikir ya itu urusan dari lu punya gawean, ya suka-suka lu lah. Kalau lu tidak bijaksana itu urusan lu,” ujar Ikang kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Sebagai seorang ayah, ia menilai proses pencoretan di tengah tahapan pelatihan terasa janggal dan kurang bijak. Meski demikian, Ikang memilih untuk tidak terlalu jauh mencampuri urusan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pada sikap sang putri.
Menurut Ikang, justru Chiki yang mampu menunjukkan ketenangan dalam menyikapi situasi tersebut. Ia menuturkan, putrinya memandang persoalan itu dari sisi spiritual.
“Ayah, Chiki bisa naik haji itu semuanya atas izin Allah. Itu artinya segalanya,” kata Ikang menirukan ucapan anaknya.
Bagi pelantun lagu Preman itu, pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. Jika kesempatan itu belum terwujud, berarti memang belum waktunya.
“Berarti apa yang dia lakukan sebelumnya itu tidak diizinkan, tidak bermanfaat, atau tidak baik tadinya. Saya lihat saja,” tambahnya.
Kini, langkah yang diambil Ikang adalah memberikan dukungan penuh kepada Chiki. Ia berupaya menguatkan mental sang anak agar tidak terlarut dalam polemik yang berkembang.
“Menguatkannya dengan percaya sama dia,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, Chiki sempat mengungkapkan kekecewaannya setelah diminta meninggalkan pelatihan. Ia bahkan dipanggil kembali ke asrama usai curhatannya viral, namun tak lama kemudian statusnya kembali dibatalkan tanpa penjelasan rinci.
Hingga kini, keputusan penyelenggara PPIH 2026 tersebut masih menuai kritik dari warganet. Sementara itu, keluarga Ikang Fawzi memilih untuk menahan diri dan fokus menjaga ketenangan batin di tengah sorotan publik.