Joko melihat kontribusi BTN sangat nyata dalam menopang ekosistem sektor properti. Dukungan pembiayaan yang berkelanjutan membuat roda industri perumahan tetap bergerak dan berdampak pada perekonomian nasional. Selain itu, transformasi yang dilakukan BTN dalam meningkatkan kualitas layanan juga dinilai positif.
Langkah tersebut diyakini akan memperkuat peran BTN ke depan. Sekaligus mendorong kontribusi yang lebih besar terhadap ekonomi nasional.
REI mengapresiasi atas perjalanan panjang BTN yang genap 76 tahun.
“Selamat ulang tahun ke-76. Semoga BTN semakin maju, semakin memberikan kontribusi bagi masyarakat, dan juga bagi negeri ini dalam penyediaan rumah bagi rakyat,” tandasnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah menambahkan, peran BTN semakin krusial dalam mendukung program 3 juta rumah pemerintah. Mayoritas pembiayaan perumahan subsidi masih mengandalkan BTN, baik untuk konsumen maupun pengembang.
“Peran perbankan sangat vital, bukan hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga membantu pengembang menjaga arus kas agar usaha berkelanjutan,” jelas Junaidi.
Di usia 76 tahun, BTN menegaskan komitmen untuk terus memperkuat peran sebagai mitra utama dalam pembiayaan perumahan nasional. Serta mendukung agenda pembangunan perumahan Indonesia.