Home Entertainment Lokasi Tuhan Ditemukan, Apakah Tanda Akhir Zaman?
Entertainment

Lokasi Tuhan Ditemukan, Apakah Tanda Akhir Zaman?

Lokasi Tuhan ditemukan

Bagikan
Bagikan

finnews.idIlmuwan Klaim Temukan Lokasi Tuhan, Jaraknya Sekian Kilometer dari Bumi

Seorang ilmuwan bernama Michael Guillén mengklaim telah menemukan lokasi fisik Tuhan di alam semesta, yang berjarak 439 sekstiliun kilometer dari Bumi. Klaim ini didasarkan pada penggabungan konsep kosmologi modern, yaitu cosmic horizon, dengan sejumlah ayat dalam Alkitab. Meskipun demikian, Guillén mengakui bahwa argumennya bersifat spekulatif dan bukan bagian dari sains arus utama.

Guillén berpendapat bahwa pada jarak sekitar 439 miliar triliun kilometer dari Bumi, galaksi akan bergerak menjauh dengan kecepatan setara cahaya. Titik inilah yang ia sebut sebagai cosmic horizon. Menurutnya, cahaya dari wilayah di luar cakrawala kosmik tidak akan pernah mencapai kita karena ruang di antaranya mengembang lebih cepat daripada cahaya dapat melintasinya.

Ia kemudian mengaitkan konsep ini dengan deskripsi surga dalam Alkitab yang disebut tidak dapat diakses manusia selama masih hidup dan dihuni oleh entitas non-material serta abadi. Guillén bahkan menulis bahwa waktu “berhenti” di cakrawala kosmik berdasarkan teori relativitas Einstein. Di sana, katanya, tidak ada masa lalu, masa kini, maupun masa depan dan hanya ada keabadian.

Namun, para ilmuwan kosmologi tidak sepakat dengan interpretasi Guillén tersebut. Dalam model kosmologi modern, waktu tidak benar-benar berhenti di cakrawala kosmik. Yang terjadi adalah efek pengamatan, yakni peristiwa yang sangat jauh akan tampak melambat karena cahaya yang menuju kita teregang akibat ekspansi alam semesta (redshift). Itu bukan berarti waktu di sana benar-benar berhenti. Konsep cakrawala kosmik sendiri merupakan batas pengamatan yang bergantung pada posisi pengamat, bukan lokasi fisik dalam alam semesta.

Meskipun klaim Guillén menarik bagi sebagian kalangan, komunitas sains menegaskan bahwa batas pengamatan manusia tidak boleh disalahartikan sebagai tempat tinggal entitas metafisika. Studi ini lebih tepat menggambarkan betapa terbatasnya kemampuan manusia dalam memandang luasnya semesta.

Bagikan
Artikel Terkait
Film Setan Alas Tayang Maret 2026
Entertainment

Bukan Horor Biasa! Film ‘Setan Alas!’ Siap Guncang Bioskop 5 Maret, Intip Sinopsisnya

Finnews.com – Industri perfilman tanah air kembali menyuguhkan karya segar yang sudah...

Praperadilan Richard Lee Ditolak
Entertainment

Richard Lee Gigit Jari! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan, Doktif Langsung Sujud Syukur di PN Jaksel

Finnews.id – Upaya hukum dokter kecantikan Richard Lee untuk menggugurkan status tersangkanya...

Entertainment

Resmi Klarifikasi, Eca Aura Akhirnya Buka Suara Soal Tabung Whip Pink

finnews.id – Eca Aura (Elsa Japasal) telah memberikan klarifikasi terkait tabung yang...

Entertainment

Bella Bonita Sabet Gelar Juara Kejuaraan Biliar Nasional Indonesia 2026

finnews.id – Atlet biliar muda berbakat Indonesia, Bella Bonita, berhasil mengangkat gelar...