Sentuhan Aerodinamika yang Semakin Agresif
Salah satu aspek yang menarik perhatian Lorenzo adalah perkembangan aerodinamika Ducati. Ia menyebut desain sayap depan yang tampak semakin besar dan agresif, memberikan tambahan downforce yang signifikan.
“Kita melihat sayap depan yang sangat besar, hampir seperti mobil Formula 1,” ujar Lorenzo. Menurutnya, tambahan downforce ini membantu motor tetap stabil saat akselerasi, terutama untuk mencegah roda depan terangkat.
Selain itu, Lorenzo juga menyoroti posisi motor Ducati yang terlihat sangat rendah saat keluar tikungan. Kondisi ini diyakini membantu meningkatkan traksi roda belakang dan mempercepat akselerasi. Ia juga menyinggung adanya peningkatan pada perangkat belakang Ducati, terutama pada fase start dan keluar tikungan, meski tanpa merinci detail teknisnya.
Awal Kuat Ducati, Namun Musim Masih Panjang
Meski memberikan penilaian yang cenderung positif terhadap Ducati, Jorge Lorenzo tetap mengingatkan bahwa tes Sepang bukan penentu segalanya. Ia menegaskan bahwa karakter lintasan sangat memengaruhi performa motor, dan hasil bisa berbeda ketika MotoGP berpindah ke sirkuit lain.
“Ini baru satu lintasan. Banyak hal bisa berubah dari trek ke trek,” ujarnya. Lorenzo menyebut bahwa KTM dan Aprilia masih berpeluang mendekat, sementara Honda juga menunjukkan tanda-tanda kemajuan dibanding musim sebelumnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa memulai pramusim dengan kondisi sekuat ini memberi Ducati keuntungan psikologis dan teknis. Stabilitas sejak awal musim memungkinkan tim dan pembalap fokus pada penyempurnaan kecil, bukan perbaikan mendasar.
Kesimpulan
Apa yang disampaikan Jorge Lorenzo usai tes Sepang memberikan gambaran awal yang cukup jelas tentang arah perkembangan Ducati di MotoGP 2026. Stabilitas yang terlihat di lintasan, ditambah performa konsisten dalam simulasi sprint dan dukungan aerodinamika yang semakin matang, menjadi sinyal bahwa Ducati kembali berada di posisi terdepan.
Meski peta persaingan masih bisa berubah seiring berjalannya pramusim, kesan pertama ini sudah cukup untuk membuat rival lebih waspada. Dalam MotoGP modern, stabilitas bukan sekadar keunggulan teknis, melainkan fondasi utama untuk menjaga kecepatan, konsistensi, dan kepercayaan diri pembalap sepanjang musim.
Referensi:
Jorge Lorenzo reveals worrying signs for Ducati’s MotoGP rivals after Sepang test – Crash.net