Negara-negara Besar Berpotensi Tertarget
Negara-negara yang dikenal memiliki perdagangan signifikan dengan Iran, seperti Tiongkok, India, Turki, dan Rusia, berpotensi menjadi target tarif ini. Dalam beberapa tahun terakhir, meskipun ada sanksi AS, beberapa negara tersebut masih melanjutkan perdagangan dengan Iran, terutama dalam sektor minyak dan petrokimia.
Pada Juli 2025, AS pernah memberlakukan sanksi terhadap enam perusahaan India yang diduga berbisnis dengan Iran. Namun, ancaman tarif skala negara ini adalah langkah yang lebih ekstrem dan berpotensi mempengaruhi aliran perdagangan global.
Reaksi Internasional Belum Terus Terang
Sampai saat ini, reaksi resmi dari negara-negara yang berpotensi terkena dampak belum tersebar luas. Namun, analis memperkirakan bahwa langkah ini akan menimbulkan protes dan berpotensi memicu ketidakstabilan pasar global, terutama di sektor komoditas dan perdagangan internasional.
Trump sendiri menyatakan bahwa keputusan ini bertujuan untuk “lebih efektif menangani rezim Iran” dan melindungi keamanan nasional AS. Ia juga menegaskan bahwa tekanan ekonomi akan terus diterapkan sampai Iran bersedia membuat kesepakatan nuklir yang memuaskan.