3. Ghislaine Maxwell: “Tangan Kanan” Epstein yang Dikonsekuensi Hukum
Jika Epstein adalah inti skandal, Ghislaine Maxwell adalah sosok yang paling dekat dengannya dan memainkan peran kunci. Putri mantan Menteri Perdagangan Inggris Robert Maxwell, dia dikenal sebagai “tangan kanan” Epstein selama puluhan tahun – membantu dia menemukan korban, mengatur pertemuan, dan memelihara hubungan dengan orang berpengaruh.
Maxwell akhirnya ditangkap pada 2020 dan diadili pada 2021. Dia dinyatakan bersalah atas delapan tuduhan, termasuk memfasilitasi eksploitasi budak seks dan memanipulasi saksi. Pada 2022, dia dihukum 20 tahun penjara. Konviksinya dianggap sebagai langkah penting dalam mencari keadilan bagi korban Epstein.
4. Jean-Luc Brunel: Agen Model yang Terkait dengan Eksploitasi
Jean-Luc Brunel, seorang agen model Prancis yang dikenal karena mendirikan agensi modeling besar, juga terlibat dalam skandal Epstein. Dia dikaitkan dengan Epstein dan Maxwell dalam upaya mencari anak muda dan remaja untuk dieksploitasi. Korban menyatakan Brunel pernah membawa mereka ke tempat tinggal Epstein di berbagai negara.
Brunel ditangkap di Prancis pada 2020 karena tuduhan kejahatan seks terhadap anak di bawah umur. Namun, dia meninggal di sel penjara pada Februari 2021 sebelum kasusnya bisa diproses lebih lanjut. Kematiannya menyisakan banyak pertanyaan tentang perannya yang sebenarnya dalam jaringan Epstein.
Dampak yang Luas pada Reputasi dan Keyakinan Masyarakat
Skandal Epstein menunjukkan betapa jaringan orang berpengaruh yang dia miliki – dan bagaimana hubungan dengan dia bisa merusak reputasi bahkan sosok paling berpengaruh. Banyak dari mereka yang terkait harus menghadapi tuduhan, keraguan publik, dan bahkan konsekuensi hukum. Bagi masyarakat, skandal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keadilan, kekuasaan, dan apakah orang kaya dan berpengaruh bisa “keluar bebas” dari tindakan ilegal.