Catatan Dahlan Iskan

Gibran Capres

Catatan Dahlan Iskan

Bagikan
Bagikan

Oleh: Dahlan Iskan

Gibran capres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di pilpres mendatang?

Sebenarnya Ahmad Ali, Ketua Harian PSI, tidak secara langsung berkata begitu. Ia hanya bilang: kalau Wapres Gibran Rakabuming Raka dilepas oleh Prabowo justru bahaya. Gibran bisa jadi pesaing berat Prabowo.

Ahmad Ali dulunya tokoh utama Partai Nasdem. Pernah jadi ketua fraksi Partai Nasdem di DPR. Ia politikus kaya asal Morowali. Saya pernah ke rumah bapaknya yang persis di seberang rumahnya sendiri. Sang ayah, Haji Ahmad, seorang Tionghoa muslim terkaya di sana.

Dengan ucapannya itu Ahmad Ali punya dua maksud: salah satunya, jangan sampai Gibran tidak jadi pasangan Prabowo di pilpres mendatang. Maksud kedua: bukan salah Gibran kalau kelak ia maju sendiri sebagai capres dari PSI.

Sebenarnya sesederhana itu. Tapi berkembang menjadi serius: seolah PSI sudah pasti mencalonkan Gibran sebagai capres. Berarti pula Prabowo akan berhadapan dengan Gibran di pilpres mendatang.

Namanya saja politik. Rasanya Ahmad Ali hanya ingin mendapat penegasan sejak dini: agar Gibran tetap digandeng Prabowo. Itu saja dianggap Gibran sudah jauh mengalah: harusnya giliran Gibran yang menjadi capres dan Prabowo cukup satu periode.

Sebelum pilpres ada pemilihan anggota DPR. Di pileg itu nanti posisi PSI memang sulit. Kalau tokoh utamanya hanya sebagai cawapres apa yang bisa “dijual”. Beda kalau sejak awal PSI sudah memutuskan: PSI akan mencapreskan Gibran. Rasanya bisa lebih semangat. Kalau PSI hanya bilang akan “mencawapreskan” Gibran di mana menariknya?

Saya pernah dihubungi tokoh politik nasional. Sampai beberapa kali. Itu sudah lama. Sebelum pilpres yang lalu. Bukan sekarang. Tokoh tersebut bermaksud mendirikan partai baru. Syaratnya: saya mau jadi capres partai baru itu.

Ia bilang, pencalonan itu akan diumumkan sejak partai itu didirikan. Kalau saya tidak mau, partai itu tidak jadi didirikan.

Saya menjawab tidak mau. Dirayu lagi. Tidak mau. Diajak ngobrol lagi. Tetap tidak mau. Partai baru itu pun tidak pernah berdiri.

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Venezuela Kanada

Oleh: Dahlan Iskan Seluruh raksasa migas diundang ke Gedung Putih: Selasa kemarin....

Catatan Dahlan Iskan

Board Manual

Oleh: Dahlan Iskan Apakah semua keputusan direksi BUMN harus minta persetujuan komisaris? Di BUMN...

Catatan Dahlan Iskan

Kumpul Optimis

Oleh: Dahlan Iskan Dua hari yang happy: Sabtu-Minggu kemarin. Sejak pagi sampai...

Catatan Dahlan Iskan

Stres Debanking

Oleh: Dahlan Iskan Debanking. Unbanked. Itu dua hal yang berbeda. Yang lagi digugat Donald...