Langkah ini membuat sejumlah analis luar negeri menilai bahwa komando militer China berada dalam fase ketidakpastian, yang bisa berdampak pada operasi, stabilitas rantai komando, atau hubungan militer–militer dengan negara lain seperti Amerika Serikat.
Pemecatan Zhang Youxia merupakan bagian dari kampanye anti-korupsi dan restrukturisasi militer yang berjalan sejak lebih dari sepuluh tahun di bawah Xi Jinping. Meski Xi menekankan pentingnya loyalitas dan disiplin, langkah ini menunjukkan level kontrol politik yang kuat atas PLA—yang menurut beberapa ahli bisa memperkuat stabilitas rezim dalam jangka pendek tetapi juga menimbulkan pertanyaan soal profesionalisme militer dalam jangka panjang.