Home News Dindikbud Kota Serang Turun ke Kelurahan Tekan Angka Anak Putus Sekolah
News

Dindikbud Kota Serang Turun ke Kelurahan Tekan Angka Anak Putus Sekolah

Bagikan
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri.
Bagikan

finnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menempuh strategi jemput bola dengan menyasar langsung wilayah kelurahan guna menekan jumlah anak yang tidak melanjutkan pendidikan di Kota Serang.

Langkah tersebut dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara langsung untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan, sekaligus memperbaiki ketepatan data anak yang tidak lagi bersekolah di jalur pendidikan formal.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan anak putus sekolah dengan melibatkan berbagai elemen wilayah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga unsur RT dan RW.

Proses pendataan itu dijalankan oleh kelompok kerja khusus yang telah dibentuk Dindikbud Kota Serang.

Kelompok kerja tersebut memiliki tugas menghimpun sekaligus memverifikasi data agar diperoleh angka pasti anak putus sekolah, sehingga kebijakan dan program penanganan dapat dirancang secara tepat dan efektif.

Ahmad Nuri mengungkapkan, berdasarkan data Dapodik, jumlah anak putus sekolah di Kota Serang diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu anak.

Meski demikian, ia menegaskan perlunya proses validasi lanjutan untuk memastikan apakah data tersebut juga mencakup anak-anak yang memilih melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren atau jalur pendidikan lain di luar sekolah formal.

Setelah proses pendataan ulang selesai dan data dinyatakan valid, Dindikbud Kota Serang akan menawarkan sejumlah alternatif pendidikan bagi anak-anak tersebut agar dapat kembali melanjutkan sekolah.

Opsi yang disediakan antara lain kembali ke sekolah formal, mengikuti sekolah rakyat, maupun menempuh jalur pendidikan nonformal.

Upaya ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Serang Cerdas Budi–Agis yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Konsepnya kalau sudah kumpul seberapa, kita akan gerakkan itu semua, yang dikirim ke sekolah rakyat, sekolah formal atau sekolah non formal, (data) ada di kita semua. Target selesainya validasi data pada Februari minggu kedua” ujar Nuri.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Mudik Lebaran 2026: Daftar Lengkap SPKLU di Tol ASTRA Infra dan Strategi Bebas Antre

finnews.Id — Tren penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) untuk perjalanan jarak jauh...

News

Rest Area Travoy KM 207A Tol Palikanci Dipadati Pemudik, Antrean Kendaraan Mengular di Area Parkir

finnews.id – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas jalan...

News

Bus AKAP Agung Sejati Tabrak Mobil Pemudik di Tol Trans Jawa KM 304, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

finnews.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Trans Jawa...

News

Cerita Pemudik Jakarta ke Boyolali: Tempuh Satu Hari hingga Saksikan Tiga Kecelakaan di Tol Cikampek

finnews. Id — Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati sejumlah ruas jalan...