Fokus Rehabilitasi Jalur Pendakian
Rehabilitasi jalur pendakian Gunung Lawu tidak hanya sebatas perbaikan lintasan. Disparpora Karanganyar bersama Perhutani juga akan melakukan:
-
Perbaikan jalur yang tergerus dan rusak
-
Pembenahan pos pendakian
-
Penggantian dan pemasangan ulang papan informasi
-
Pembaruan rambu-rambu keselamatan
-
Peningkatan kebersihan dan pengelolaan lingkungan
Upaya ini dilakukan untuk memastikan Gunung Lawu tetap menjadi destinasi pendakian yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi wisatawan.
Libatkan Masyarakat dan Relawan
Dalam pelaksanaannya, rehabilitasi jalur pendakian akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Disparpora, Perhutani, masyarakat sekitar kawasan hutan, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), hingga relawan pecinta alam.
“Kami bekerja sama dengan masyarakat dan relawan sebagai bentuk gotong royong. Tujuannya agar Gunung Lawu tetap lestari, aman, dan nyaman untuk dikunjungi,” tutur Hari.
Kolaborasi lintas pihak ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa memiliki sekaligus tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan wisata alam.
Disparpora Karanganyar mengimbau para pendaki agar tidak memaksakan diri melakukan pendakian selama masa penutupan.
Pendaki juga diminta selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang sebelum merencanakan pendakian Gunung Lawu.