Home News CSIS: Sekitar 2 Juta Tentara Tewas, Luka atau Hilang Akibat Perang Rusia-Ukraina
News

CSIS: Sekitar 2 Juta Tentara Tewas, Luka atau Hilang Akibat Perang Rusia-Ukraina

Bagikan
Negosiasi Perang Ukraina
Bendera Ukraina, Image Neelam279 Pixabay.jpg
Bagikan

Prediksi Korban Militer Hingga 2026

Laporan CSIS menegaskan bahwa jika tren kerugian ini berlanjut, jumlah korban militer gabungan Rusia dan Ukraina bisa mencapai hampir dua juta pada musim semi 2026.

Angka ini menunjukkan skala tragedi manusia yang terus berkembang di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sementara korban sipil yang diverifikasi mencapai hampir 15.000 jiwa, PBB memperkirakan jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Kesimpulan

Perang ini bukan hanya menghancurkan kehidupan militer dan sipil, tetapi juga menimbulkan krisis kemanusiaan, kerusakan infrastruktur, dan tekanan diplomatik global.

Studi CSIS menjadi pengingat bahwa konsekuensi konflik bersenjata modern dapat meluas jauh melampaui medan perang, mempengaruhi ekonomi, teknologi, dan stabilitas sosial di seluruh dunia.

Referensi:
Ukraine war briefing: Nearly 2 million military casualties to date, study finds, with Russia bearing brunt of losses – The Guardian

Bagikan
Artikel Terkait
Hukum & KriminalNews

Pencopotan Djoko Priyono di Pertamina: Sidang Kasus Tata Kelola Migas Disorot

Konteks Restrukturisasi Pertamina Perubahan posisi direksi di anak perusahaan Pertamina seperti KPI...

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (23/4/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
News

Cak Imin: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026 Masih Digodok Pemerintah

Selain itu, peserta wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional...

Presiden Prabowo gelar ratas membahas 10 Kampus Ala Inggris Bakal Dibangun di Indonesia
News

10 Kampus Ala Inggris Bakal Dibangun di Indonesia, Ini Bocorannya!

Karena itu, pembangunan 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran...

News

Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta: Kendalikan Cuaca Ekstrem dan Risiko Banjir

Dukungan dan Kritik Pendukung: OMC dianggap sebagai langkah proaktif untuk mengurangi risiko...