Home Lifestyle Tren Gas Tawa di Indonesia: Bukan Narkoba, Tapi Efeknya Lebih Berbahaya
LifestyleViral

Tren Gas Tawa di Indonesia: Bukan Narkoba, Tapi Efeknya Lebih Berbahaya

Tren gas tawa

Bagikan
Bagikan

Di Indonesia, gas tawa belum secara tegas dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Namun, aparat penegak hukum dapat menjerat penyalahguna maupun pengedar dengan pasal lain, seperti pelanggaran kesehatan, distribusi bahan berbahaya, atau penyalahgunaan zat yang membahayakan keselamatan umum.

Pemerintah dan lembaga terkait mulai mendorong penguatan regulasi, termasuk pengawasan penjualan dan distribusi gas tawa agar penggunaannya tetap sesuai peruntukan medis dan industri.

Peran Edukasi dan Pencegahan

Pencegahan penyalahgunaan gas tawa tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Edukasi publik menjadi kunci utama, khususnya bagi remaja dan generasi muda. Informasi yang benar mengenai risiko kesehatan dan konsekuensi hukum perlu disosialisasikan secara masif melalui sekolah, media, dan keluarga.

Tenaga kesehatan, pendidik, serta media massa juga memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi bahwa gas tawa bukanlah sarana hiburan yang aman.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Bukan Cuma Kuliner, PIK Punya Spot Dugem yang Bikin Malam Makin Panas

Alternatif Hiburan Malam Lainnya Selain club dan bar, PIK juga punya tempat...

Lifestyle

Imlek di PIK? Pakai 7 Tips ini Biar Nggak Antre Panjang dan Dompet Tetap Aman

6. Perhatikan Akses dan Parkir Kepadatan pengunjung di PIK saat Imlek bisa...

Lifestyle

Rayakan Imlek di PIK, Deretan Spot Kuliner ini jadi Incaran Warga Jakarta

2. Kawasan Pantjoran PIK, Kental Nuansa Imlek Salah satu area yang paling...

Hukum & KriminalViral

Nama WhipPink Diseret dalam Kasus Kematian Lula Lahfah, Polisi Beberkan Faktanya

Meski demikian, ini tidak sama dengan menyatakan bahwa kematian Lula disebabkan oleh...