Guna memastikan stabilitas performa, iQOO menyematkan chip kontrol independen ganda. Artinya, setiap tombol bahu memiliki “otak” sendiri-sendiri untuk mengirimkan input secara terpisah ke sistem utama. Arsitektur ini bertujuan meminimalkan penundaan input (input lag) dan meningkatkan akurasi secara drastis, memberikan keunggulan kompetitif bagi pemain dalam situasi adu mekanik yang cepat.
Masalah klasik para pemain gim, yakni tangan yang berkeringat saat sesi bermain yang lama, juga mendapat perhatian serius. iQOO memperkenalkan algoritma anti-keringat baru yang mampu membedakan antara sentuhan jari yang disengaja dengan gangguan akibat kelembapan pada permukaan sensor.
Keunggulan Desain Rata dan Daya Tahan
Keputusan iQOO untuk menghindari komponen mekanis tradisional membawa sejumlah keuntungan jangka panjang. Dengan menggunakan motor linier canggih, iQOO 15 Ultra mampu mensimulasikan umpan balik taktil (getaran) yang menyerupai tekanan tombol fisik. Pengguna tetap akan merasakan sensasi “klik” yang nyata dan konsisten meskipun permukaan tombol sepenuhnya rata.
Ketiadaan bagian fisik yang bergerak secara otomatis menghilangkan risiko keausan mekanis yang biasanya menghantui tombol fisik setelah penggunaan ribuan kali. iQOO bahkan mengklaim bahwa masa pakai tombol sensoris ini hampir tidak terbatas.
Selain masalah ketahanan, desain bodi yang rata (flush) juga membawa dampak positif pada durabilitas perangkat secara keseluruhan:
Ketahanan Air dan Debu: Tanpa celah tombol fisik, debu dan kotoran tidak akan menumpuk di sela-sela bodi.
Ketahanan Keringat: Cairan tidak akan merembes masuk ke dalam komponen internal melalui tombol.
Latensi Rendah: Tidak adanya penundaan reset (waktu yang dibutuhkan tombol fisik untuk kembali ke posisi semula) memungkinkan input berkelanjutan yang jauh lebih lancar dan responsif.
Langkah iQOO ini seolah mengirimkan pesan kuat kepada kompetitor bahwa masa depan ponsel gaming tidak lagi terletak pada desain yang agresif dan penuh tombol fisik, melainkan pada integrasi sensor cerdas yang menyatu dengan bodi.