Home Internasional Hamas Akhirnya Menyerah, Serahkan Senjata ke AS dan Mau Jadi Partai Politik
Internasional

Hamas Akhirnya Menyerah, Serahkan Senjata ke AS dan Mau Jadi Partai Politik

Bagikan
Hamas bantah tudingan Amnesty International soal kejahatan terhadap kemanusiaan.
Hamas bantah tudingan Amnesty International soal kejahatan terhadap kemanusiaan.
Bagikan

finnews.id – Amerika Serikat dan kelompok Palestina Hamas dilaporkan tengah berada di jalur kesepakatan strategis yang berpotensi mengubah dinamika konflik di Jalur Gaza. Dalam kesepakatan tersebut, Hamas disebut bersedia menyerahkan persenjataan serta peta jaringan terowongan bawah tanah sebagai bagian dari kompromi politik dengan Washington.

Laporan ini disampaikan Sky News Arabia pada Kamis (22/1), dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui langsung proses pembicaraan tersebut. Disebutkan, imbalan dari langkah itu adalah dipertahankannya status Hamas sebagai partai politik tanpa dikenai tindakan represif di masa mendatang.

“Telah dicapai kesepakatan antara Hamas dan Amerika Serikat terkait penyerahan senjata dan peta terowongan bawah tanah Gaza sebagai imbalan atas dipertahankannya status gerakan tersebut sebagai partai politik yang tidak akan dikenai tindakan apa pun,” ujar seorang sumber kepada Sky News Arabia.

Lebih lanjut, kesepakatan tersebut juga membuka peluang bagi para pemimpin politik dan militer Hamas untuk meninggalkan Jalur Gaza.

Keberangkatan itu diklaim disertai jaminan perlindungan dari Amerika Serikat, termasuk bagi tokoh-tokoh yang telah berada di luar wilayah Gaza, agar terhindar dari kemungkinan penuntutan oleh Israel di kemudian hari.

Namun demikian, kesepakatan ini tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sumber yang sama menyebut Israel menolak sejumlah poin penting, terutama terkait pengakuan Hamas sebagai entitas politik yang sah.

“Washington berupaya mengintegrasikan sebagian personel kepolisian yang berafiliasi dengan Hamas serta mantan anggota gerakan tersebut ke dalam pemerintahan baru Gaza, dengan syarat mereka menjalani proses pemeriksaan oleh Amerika Serikat dan Israel,” tambah sumber itu.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Hamas. Dalam upacara penandatanganan inisiatif Board of Peace, Trump menegaskan bahwa penolakan untuk menyerahkan senjata akan berujung pada kehancuran kelompok tersebut.

Bagikan
Artikel Terkait
InternasionalNews

Greenland Global Tension: World War III on the Horizon

finnews.id – In the unfolding geopolitical chessboard of the 2020s, Greenland has...

InternasionalNews

Ketegangan Memuncak di Timur Tengah: Sumpah Trump terhadap Iran

finnews.id – Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah...

Internasional

Laporan Media Iran: 3.117 Orang Tewas dalam Aksi Protes!

finnews.id – Media resmi Iran melaporkan 3.117 orang tewas selama aksi protes...

Internasional

Astronot NASA Sunita Williams Pensiun Setelah Karier 27 Tahun yang Legendaris

finnews.id – Sunita “Suni” Williams, salah satu astronaut paling terkenal dalam sejarah...