Para ahli menilai inovasi ini sebagai langkah besar menuju era bedah presisi berbasis kecerdasan buatan, yang tidak hanya meningkatkan hasil pengobatan, tetapi juga memperluas akses layanan kesehatan.
Menuju Masa Depan Kedokteran Modern
Keberhasilan peneliti China ini menunjukkan bahwa perpaduan antara robotika dan AI semakin nyata dalam dunia medis. Jika terus dikembangkan dan lolos uji klinis lanjutan, robot bedah mata otonom bisa menjadi standar baru dalam operasi mata di seluruh dunia.
Teknologi ini bukan lagi sekadar konsep futuristik, melainkan harapan nyata bagi jutaan penderita gangguan penglihatan.