Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 15 0rang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Madiun, Jawa Timur. Salah satunya Wali Kota Madiun, Maidi.
Operasi ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dan diduga kuat terkait praktik pungutan liar dalam proyek dan pengelolaan dana CSR.
“Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” tegas Budi Prasetyo kepada wartawan.
“Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun. Rombongan tersangka rencananya tiba malam hari,” ujarnya.
Selain orang, tim KPK juga berhasil mengamankan barang bukti penting dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” papar Budi.
Saat ini, kelima belas orang yang diamankan tersebut masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa.
KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka lebih lanjut, apakah akan ditingkatkan menjadi tersangka atau tidak.
OTT ini merupakan bagian dari penyelidikan tertutup KPK yang telah dilaksanakan dengan matang.
Kabarnya operasi ini berkaitan dengan dugaan penerimaan fee (komisi) tidak sah dalam sejumlah proyek dan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSD) di wilayah Kota Madiun.
Penangkapan terhadap Wali Kota Maidi menandakan eskalasi serius dalam upaya pemberantasan korupsi di tingkat pemerintah daerah.
- 15 orang diamankan KPK di Madiun
- berita terbaru OTT KPK hari ini
- Headline
- jumlah uang sitaan KPK OTT Madiun
- kasus fee proyek dan CSR Madiun
- KPK Ciduk Wali Kota Madiun Maidi
- KPK OTT Wali Kota Madiun Maidi
- KPK tangkap Wali Kota Madiun
- Maidi ditangkap KPK
- OTT KPK
- OTT KPK di Madiun
- OTT KPK Wali Kota Madiun
- status hukum Wali Kota Maidi
- Wali Kota Madiun Maidi