Perspektif Para Legenda
Pendapat para legenda sepak bola juga menyoroti situasi ini. John Obi Mikel, mantan gelandang Nigeria dan Chelsea, menilai Salah tetap memiliki waktu untuk mencoba lagi. “Dia telah menunggu momen ini. Kita semua penggemar Mo Salah. Dia telah memenangkan semua di level klub, tapi semua orang ingin dia memenangkan gelar ini. Sekarang dia perlu kembali ke Liverpool dan melanjutkan kariernya,” ujarnya.
Sementara itu, mantan gelandang Maroko Hassan Kachloul mengingatkan bahwa kesempatan Salah tidak akan selamanya terbuka. “Dia tidak akan berhenti sampai mendapatkan penghargaan. Dia akan bermain lagi dalam dua tahun dan mencoba fokus pada turnamen berikutnya. Jika tidak, ini bisa menjadi gelar yang terlewat karena kesempatan tidak banyak,” kata Kachloul.
Apa Selanjutnya untuk Salah dan Mesir
Mesir akan menghadapi Nigeria dalam laga perebutan tempat ketiga, sebelum Salah kembali ke Liverpool untuk melanjutkan kariernya di level klub. Kekalahan dari Senegal ini menegaskan pola lama Mesir di era Salah, yakni terlalu mengandalkan kreativitas individu tanpa distribusi serangan yang merata. Momen ini juga menjadi pengingat bahwa meski Salah adalah ikon Mesir, keberhasilan tim tidak selalu sejalan dengan performa pemain bintang.
Dengan usia yang semakin matang dan masa depan di Liverpool yang belum pasti, kemungkinan ini bisa menjadi salah satu kesempatan terakhir Salah untuk meraih gelar Afcon sebagai pemain inti di puncak kariernya. Namun, warisan Salah sebagai salah satu pemain terbesar Mesir tetap terjamin, meski trofi Piala Afrika masih menjadi hal yang harus ia perjuangkan di masa depan.
Kesimpulan
Pertandingan Senegal vs Mesir di Afcon 2025 menunjukkan bahwa rivalitas Mane dan Salah masih menjadi sorotan utama sepak bola Afrika. Mane kembali menegaskan dominasi atas Salah di level internasional, sementara Mesir harus menunda ambisi mereka. Bagi Salah, perjalanan untuk meraih gelar Afcon tetap terbuka, tetapi setiap turnamen berikutnya akan menjadi semakin krusial untuk melengkapi karier gemilangnya di kancah internasional.