“Potensi zakat di luar ASN masih luas. Tantangannya adalah membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas sebagai lembaga resmi negara. Media dan platform digital menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan tersebut,” ungkapnya.
Kantor Digital, Wajah Baznas di Ruang Publik Digital
Sementara itu, Kepala Humas Baznas RI, Yudhiarma, menegaskan bahwa kantor digital merupakan representasi atau wajah Baznas di ruang publik digital. Kualitas pengelolaannya sangat menentukan citra, kredibilitas, dan tingkat kepercayaan publik.
Menurutnya, keberhasilan penghimpunan ZIS sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti strategi komunikasi digital yang efektif, kemudahan layanan donasi online, kepuasan donatur, serta pengelolaan data yang akurat dan transparan.
“Melalui kantor digital, masyarakat bisa melihat langsung kinerja dan dampak program Baznas. Transparansi inilah yang menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam berzakat,” pungkas Yudhiarma.