finnews.id – Serangan hiu adalah peristiwa ketika hiu menggigit atau melukai manusia, biasanya di laut terbuka atau perairan pantai. Meski terdengar menakutkan, kasus ini sangat jarang dan sering disalahpahami.
Turis wanita bernama Arlene Lillis (56 tahun), meninggal dunia setelah kehilangan tangannya akibat diserang hiu ketika berenang di Pantai Dorsch, St. Croix, Kepulauan Virgin, Amerika Serikat (AS).
Kejadian itu merupakan serangan fatal hiu kedua kalinya dalam bulan ini. Pada hari Kamis sore (8/1), sekitar pukul 04.28 waktu setempat, layanan darurat menerima beberapa panggilan yang melaporkan insiden serangan hiu ini.
Berdasarkan pernyataan polisi Kepulauan Virgin, diduga wanita asal Minnesota itu diserang hiu ketika sedang berenang di pantai. Setelah petugas pemadam kebakaran dan layanan medis darurat tiba di pantai, mereka mengonfirmasi Lillis kehilangan lengannya selama serangan itu terjadi.
Dari insiden ini, awalnya diyakini ada korban kedua selain Lillis. Namun, setelah St. Croix Rescue melakukan pencarian di pantai, mereka tidak menemukan orang lain yang terluka di sekitar sana sehingga disimpulkan, Lillis satu-satunya korban.
Nahas, polisi menyatakan Arlene Lillis kehilangan nyawanya akibat luka-luka di tubuhnya yang parah karena diserang hiu. Gubernur Kepulauan Virgin. Albert Bryan, Jr., menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa Lillis.
“Kami telah diberi pengarahan tentang informasi yang diketahui saat ini, dan kami berterima kasih kepada para pengamat yang bertindak segera untuk memberikan bantuan dan kepada responden pertama yang bekerja dengan mendesak dan berani dalam upaya untuk menyelamatkan hidupnya,” kata Albert Bryan.
Belum ada kejelasan pasti hiu jenis apa yang menyerang Lillis. Namun, menurut USVI Shark Diving, ada beberapa jenis hiu yang berkeliaran bebas di perairan AS. Untuk Kepulauan Virgin, setidaknya ada hiu karang Karibia, hiu martil, hiu lemon, hiu ujung hitam, hiu perawat, dan hiu harimau.