Sebelumnya, akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terputus akibat longsor. Warga yang tinggal di Lereng Pegunungan Muria terisolir dan jaringan listrik terputus.
Jalur menuju desa itu terputus total akibat bencana tanah longsor yang menghilangkan sebagian badan jalan pada Sabtu (10/1).
Peran Masyarakat dalam Menjaga Lingkungan
Penanganan banjir dan longsor tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama. Menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta menanam pohon di lingkungan sekitar merupakan langkah sederhana namun berdampak besar.
Di kawasan perbukitan, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam membuka lahan dan menerapkan pola tanam yang ramah lingkungan. Penggunaan terasering dan penanaman tanaman keras dapat membantu menjaga kestabilan tanah serta mengurangi risiko longsor.
Banjir dan longsor di Kabupaten Jepara merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan terpadu dan berkelanjutan. Kombinasi antara kebijakan pemerintah yang tepat, pembangunan infrastruktur yang memadai, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak bencana.
Dengan upaya bersama dan kepedulian terhadap alam, diharapkan Kabupaten Jepara dapat mengurangi risiko banjir dan longsor, sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman dan nyaman, meski berada di tengah tantangan perubahan iklim dan kondisi geografis yang ada.