Berdasarkan informasi awal, AA diduga mengalami tekanan psikologis berat akibat masalah ekonomi dan rasa ditinggalkan setelah suaminya pergi selama dua tahun terakhir. Kondisi tersebut diduga memicu depresi mendalam yang berujung pada keputusan tragis.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya dukungan keluarga, lingkungan, dan negara bagi perempuan dan anak, terutama mereka yang berada dalam situasi rentan secara ekonomi dan mental.