Hubungan dengan Tim Nasional Brasil

Neymar belum memperkuat Brasil sejak 2023 akibat rangkaian cedera. Ia sempat absen panjang setelah mengalami cedera ligamen lutut, kemudian kembali menepi karena masalah otot saat hampir kembali ke tim nasional.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, secara terbuka menegaskan bahwa Neymar harus benar-benar fit untuk mendapatkan panggilan kembali. Pernyataan tersebut menempatkan kebugaran sebagai syarat utama, terlepas dari status Neymar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol.

Persaingan di lini serang Brasil juga semakin ketat dengan munculnya generasi baru. Situasi ini membuat Neymar perlu menunjukkan konsistensi permainan sepanjang musim bersama Santos agar tetap relevan dalam rencana tim pelatih.

Fokus Menuju Piala Dunia 2026

Dengan kontrak yang berlaku hingga akhir 2026, Neymar kini memiliki jalur yang jelas menuju Piala Dunia. Bermain secara reguler bersama Santos diharapkan dapat membantu menjaga ritme pertandingan dan menghindari gangguan cedera yang kerap menghantui kariernya dalam beberapa tahun terakhir.

Keputusan bertahan di Brasil juga memberi Neymar kontrol lebih besar atas jadwal dan beban pertandingan, sesuatu yang sebelumnya sulit ia dapatkan saat bermain di luar negeri. Dalam konteks ini, Santos menjadi tempat strategis untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan terakhir di level internasional.

Kesimpulan

Langkah Neymar melanjutkan karier di Santos hingga 2026 mencerminkan fokus penuh pada satu tujuan utama, yakni kembali membela Brasil di Piala Dunia 2026. Perpanjangan kontrak ini memberi stabilitas bagi sang pemain sekaligus keuntungan bagi Santos yang tetap memiliki figur kunci di dalam tim.

Apakah keputusan ini akan berujung pada kembalinya Neymar ke panggung Piala Dunia masih bergantung pada kebugaran dan performanya sepanjang musim. Namun, dengan komitmen jangka panjang bersama Santos, Neymar telah menempatkan dirinya pada jalur yang paling realistis untuk mewujudkan ambisi tersebut.