Finnews.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bencana badai salju ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa. Pihak otoritas terus memantau situasi secara intensif, terutama di Belanda dan Prancis yang menjadi wilayah paling terdampak.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa pihaknya menjalin koordinasi erat dengan perwakilan Indonesia di luar negeri untuk memastikan keselamatan para WNI. Hingga Kamis (8/1), tim di lapangan belum menerima laporan mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka dari unsur warga negara kita.
“KBRI Den Haag dan KBRI Paris hingga saat ini belum menerima laporan adanya WNI yang terkena dampak langsung dari badai salju tersebut,” ujar Yvonne di Gedung Kemlu, Jakarta Pusat.
Lumpuhnya Transportasi Publik di Eropa
Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, Yvonne mengungkapkan bahwa badai salju tersebut telah melumpuhkan berbagai layanan publik di daratan Eropa. Cuaca dingin yang ekstrem menyebabkan gangguan serius pada jadwal penerbangan, operasional kereta api, hingga moda transportasi darat lainnya.
Pemerintah Indonesia terus memonitor perkembangan situasi cuaca melalui kontak rutin dengan perwakilan di wilayah-wilayah kritis. Berdasarkan data terkini, intensitas salju yang tinggi mengakibatkan penutupan sejumlah ruas jalan utama dan pembatalan perjalanan massal yang mengganggu mobilitas harian para WNI yang menetap di sana.
Imbauan Kewaspadaan bagi WNI
Menanggapi situasi yang belum stabil, Kemlu melalui KBRI Den Haag dan KBRI Paris telah mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh WNI di Eropa. Warga diminta untuk tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan jika tidak dalam keadaan mendesak mengingat risiko cuaca yang tidak menentu.
“Kami meminta seluruh WNI untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari otoritas setempat. Pelayanan transportasi publik memang sedang mengalami gangguan besar, oleh karena itu kewaspadaan harus ditingkatkan,” tambah Yvonne.