Kala itu, pemerintah Venezuela secara terbuka menuduh Washington mencoba melumpuhkan sektor energi sebagai bagian dari tekanan politik.
Ketegangan AS–Venezuela Masih Membara
Meski penangkapan Maduro mengejutkan dunia, ketegangan antara AS dan Venezuela belum sepenuhnya mereda.
Amerika Serikat disebut masih menempatkan sekitar 15.000 personel militer di kawasan Karibia.
Pejabat Washington juga membuka kemungkinan intervensi lanjutan jika Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, tidak memenuhi tuntutan AS.
Di hadapan publik, Rodríguez mempertahankan sikap keras terhadap AS. Namun, isi komunikasi tertutup antara dirinya dan pejabat Amerika belum sepenuhnya terungkap.
Trump sendiri kembali melontarkan peringatan keras.
“Jika dia tidak melakukan apa yang seharusnya, dia akan membayar mahal. Bahkan bisa lebih besar dari Maduro,” pungkas Trump.