finnews.id – Mantan pelatih Kanada, John Herdman telah menemukan tantangan baru. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu ditunjuk sebagai pelatih tim nasional putra Indonesia, dengan kontrak empat tahun.
Herdman menggantikan mantan bintang Belanda, Patrick Kluivert, yang meninggalkan tim pada pertengahan Oktober, setelah Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang dapat Anda rasakan semangat dan intensitas para penggemarnya,” kata Herdman, dikutip dari The Canadian Press.
Herdman mengaku melihat semangat dan komitmen yang sama dari PSSI yang ingin mendatangkan seseorang dengan kebiasaan kualifikasi (Piala Dunia) itu.
“Yang saya lihat adalah potensi bakatnya ada,” katanya. “Suasananya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, banyak potensi dengan pemain lokal tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai,” lanjutnya.
Herdman dijadwalkan berangkat ke Indonesia pekan depan, menjelang konferensi pers perkenalan. Ia berharap dapat menghabiskan waktu di sana.
“Karena saya pikir itu tentu merupakan bagian penting dari mempelajari budaya, sepenuhnya membenamkan diri di dalamnya. Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadat untuk menciptakan koneksi itu,” kata Herdman.
Pernah Mendapat Teguran dari Federasi Sepak Bola Kanada
Herdman mengundurkan diri sebagai pelatih timnas putra Kanada pada Agustus 2023 untuk mengambil alih Toronto FC. Ia mengundurkan diri setelah satu musim penuh bersama tim MLS tersebut.
Sebagai mantan pelatih timnas putri dan putra Kanada, Herdman dikaitkan dengan budaya mata-mata di dalam Federasi Sepak Bola Kanada.
Pada Mei 2025, Herdman menerima teguran tertulis setelah sebuah komite independen menemukan bahwa ia telah “melakukan pelanggaran berdasarkan Kode Disiplin Federasi Sepak Bola Kanada.”
Federasi Sepak Bola Kanada belum merilis keputusan komite sehingga detail lengkap temuannya belum tersedia.
“Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam terhadap permainan ini. Itu tidak berubah,” kata Herdman menanggapi keputusan tersebut.