Finnews.id – Pemerintah terus bergerak cepat menangani dampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Melalui kolaborasi strategis, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan penuhnya terhadap program Badan Pengelola Investasi Danantara dalam membangun hunian layak bagi masyarakat terdampak.
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) didampingi oleh Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu pada Kamis 1 Desember 2026. Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dan sektor perbankan untuk memulihkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Aceh melalui penyediaan tempat tinggal yang aman dan berkualitas.
Target 15.000 Unit Huntara dalam Tiga Bulan
Dalam proyek kemanusiaan ini, BTN mengambil peran vital dalam mendukung percepatan pembangunan fisik hunian. Program Huntara ini menargetkan penyelesaian 15.000 unit rumah dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk memastikan setiap warga negara, terutama korban bencana, mendapatkan akses terhadap hunian yang layak.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan bahwa partisipasi BTN dalam program ini sejalan dengan mandat utama perusahaan sebagai bank fokus perumahan di Indonesia. BTN tidak hanya memberikan dukungan dari sisi pembiayaan, tetapi juga memastikan standar hunian yang dibangun memenuhi aspek keberlanjutan dan kelayakan huni.
Sinergi BUMN untuk Kemanusiaan
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, aksi nyata di lapangan juga mencakup bantuan sosial langsung. Pada kesempatan yang sama, Nixon LP Napitupulu bersama Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN), Alex Sofjan Noor, menyalurkan paket sembako kepada masyarakat Aceh Tamiang.
Sinergi antara BTN, Danantara, dan BSN ini menunjukkan integrasi kekuatan BUMN dalam merespons cepat situasi darurat bencana. Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses rehabilitasi wilayah yang terdampak banjir bandang.