Home Entertainment Sudahkah Anda Tahu? 6 Negara Ini Tak Rayakan Tahun Baru 1 Januari
Entertainment

Sudahkah Anda Tahu? 6 Negara Ini Tak Rayakan Tahun Baru 1 Januari

Bagikan
Daftar negara yang tak rayakan tahun baru
Daftar negara yang tak rayakan tahun baru (ist)
Bagikan

finnews.id – Pergantian tahun identik dengan pesta kembang api, tiupan terompet, hingga jamuan makanan bersama keluarga dan orang terdekat. Bagi banyak orang, 1 Januari juga menjadi simbol awal baru, waktu menyusun resolusi dan harapan untuk masa depan.

Namun, di berbagai belahan dunia, Tahun Baru 1 Januari justru berlalu seperti hari biasa. Faktor budaya, kepercayaan, hingga sistem kalender membuat sejumlah negara memilih merayakan pergantian tahun pada waktu yang berbeda.

Dikutip dari Go2Tutors, Kamis (1/1), berikut beberapa negara yang tidak menjadikan 1 Januari sebagai perayaan Tahun Baru utama.

1. China

Meski sebagian anak muda China meramaikan malam 31 Desember dengan pesta atau kembang api di pusat perbelanjaan, perayaan itu bukan yang paling dinanti.

Masyarakat China menunggu Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi sebagai momen pergantian tahun yang sesungguhnya. Ratusan juta orang melakukan mudik besar-besaran untuk berkumpul bersama keluarga.

Perayaan berlangsung selama 15 hari dan ditutup dengan Festival Lentera. Nuansa merah mendominasi, petasan dinyalakan untuk mengusir roh jahat, serta tradisi berbagi angpao dan jamuan keluarga menjadi pusat perayaan.

2. Vietnam

Di Vietnam, Tahun Baru 1 Januari kalah pamor dibanding Hari Raya Tết, yang juga mengikuti kalender lunar seperti Imlek.

Persiapan Tết dilakukan jauh hari: rumah dibersihkan untuk membuang kesialan, pakaian baru dibeli, dan dekorasi seperti bunga persik serta pohon kumquat menghiasi rumah.

Perayaan berlangsung beberapa hari dengan sajian istimewa, ritual penghormatan leluhur, serta tradisi amplop merah bagi anak-anak.

3. Ethiopia

Ethiopia memiliki kalender sendiri yang berbeda 7–8 tahun dari kalender Gregorian. Tahun Baru Ethiopia, yang disebut Enkutatash, jatuh pada 11 atau 12 September saat tahun kabisat.

Perayaan ini menandai berakhirnya musim hujan dan datangnya musim semi. Keluarga berkumpul, bertukar bunga, dan menyanyikan lagu tradisional.

Sementara itu, tanggal 31 Desember nyaris berlalu tanpa perayaan berarti bagi sebagian besar warga Ethiopia.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Entertainment

MENCEKAM! Wisata ke Malang, Hotel Tugu bisa Jadi Pengalaman Baru

finnews.id – Berwisata ke Kota Malang, Jawa Timur tentunya kamu memiliki ingatan...

Entertainment

Grup Idol Kejutan Naungan LIVE, Nama Unik tapi Populer di Spotify

finnews.id – MeMeQ (ミミキュー) adalah sebuah girl group asal Tokyo, Jepang, yang...

Anya Geraldine kenang sosok Vidi Aldiano
Entertainment

Anya Geraldine Kehilangan Teman Curhat Terbaik: Vidi Aldiano Sosok Support System Nomor Satu

Finnews.id – Kepergian musisi berbakat Vidi Aldiano meninggalkan lubang besar di hati...

Yura Yunita mimpi haji Vidi Aldiano
Entertainment

Mimpi Haji Bersama Pupus, Yura Yunita Kenang Janji Terakhir dengan Vidi Aldiano

Finnews.id – Suasana duka menyelimuti Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir saat...