Home News Perjuangan Tim SAR di Tengah Badai: Mencari Pelatih Valencia dan Tiga Buah Hatinya di Labuan Bajo
News

Perjuangan Tim SAR di Tengah Badai: Mencari Pelatih Valencia dan Tiga Buah Hatinya di Labuan Bajo

Bagikan
Pencarian Pelatih Valencia Labuan Bajo
Tim SAR gabungan terus berjuang mencari pelatih Valencia CF, Fernando Martin, dan tiga anaknya yang hilang di perairan Pulau Padar. Kendala cuaca buruk dan gelombang tinggi hambat pencarian.Foto:IG@basarnas
Bagikan

Finnews.id – Operasi kemanusiaan besar-besaran tengah berlangsung di perairan Taman Nasional Komodo untuk menemukan Fernando Martin, pelatih tim cadangan wanita Valencia CF, beserta tiga anaknya. Tim SAR gabungan terus menyisir area sekitar Pulau Padar setelah kapal wisata yang mereka tumpangi karam akibat kegagalan mesin.

Kapal tersebut mengangkut total 11 orang, yang terdiri dari satu keluarga asal Spanyol berjumlah enam orang, empat kru kapal, dan seorang pemandu lokal. Insiden maut ini bermula saat kapal tengah menempuh perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sebelum akhirnya terombang-ambing dan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi tujuh orang penyintas. Di antara korban selamat terdapat sang ibu dan satu anak perempuan dari keluarga tersebut. Namun, sang ayah bersama dua putra dan satu putri lainnya hingga kini belum ditemukan.

Dunia Sepak Bola Berduka di Tengah Ketidakpastian
Klub Valencia CF telah mengeluarkan pernyataan resmi melalui platform X yang mengonfirmasi duka mendalam atas musibah yang menimpa Fernando Martin. Real Madrid CF pun turut menyampaikan belasungkawa bagi pelatih berusia 44 tahun tersebut. Meski pihak klub telah menyampaikan duka cita, otoritas penyelamat di Indonesia masih terus berupaya maksimal melakukan pencarian fisik di lokasi kejadian.

“Tim kami telah menyisir perairan utara Pulau Padar hingga senja. Kami sangat bertekad untuk menemukan para korban,” tegas Fathur Rahman pada Minggu 28 Desember 2025.

Kendala Gelombang Tinggi dan Jarak Pandang
Proses pencarian menghadapi tantangan alam yang luar biasa. Gelombang kuat setinggi 2,5 meter dan kondisi gelap gulita sempat menghambat pergerakan tim evakuasi pada malam pertama kejadian. Para penyintas yang berhasil diselamatkan saat ini tengah menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma di kantor pelabuhan Labuan Bajo.

Operasi SAR ini melibatkan unit penyelamat multisektor, mulai dari perahu karet cepat, kapal angkatan laut dengan peralatan selam, hingga kapal penyelamat khusus. Petugas juga mendapatkan bantuan dari para nelayan lokal dan warga sekitar yang sangat mengenal kontur perairan tersebut.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Pilot dan Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Korowai Papua

finnews.id – Aksi kekerasan kembali mengguncang bumi Papua. Pilot dan kopilot pesawat...

News

SIAP PERANG! AS Pasang Rudal Patriot di Qatar, Ketegangan dengan Iran Meningkat

finnews.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Di tengah...

News

Grab dan OVO Kolaborasi Inovasi Baru Program MBG

finnews.id – Grab dan OVO Hadirkan Program MBG Sektor Swasta Berbasis Teknologi...

News

Mudik Lebaran 2026: KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi & Diskon Tiket 30%! Cek Jadwalnya di Sini

finnews.id – Kabar gembira bagi pejuang mudik! PT Kereta Api Indonesia (Persero)...