Home Lifestyle 10 Mitos Seputar Kopi yang Perlu Diluruskan
Lifestyle

10 Mitos Seputar Kopi yang Perlu Diluruskan

Bagikan
Efek Buruk Minum Kopi saat Perut dalam Keadaan Kosong
Efek Buruk Minum Kopi saat Perut dalam Keadaan Kosong, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Banyak orang percaya bahwa kopi menyebabkan dehidrasi karena kafeinnya bersifat diuretik. Faktanya, konsumsi kopi dalam jumlah moderat tidak menyebabkan dehidrasi signifikan.

Minuman ini tetap menyumbang cairan karena sebagian besar komposisinya adalah air, dan efek diuretik ringan dari kafein tidak cukup untuk membuat tubuh kekurangan cairan. Orang dewasa sehat tetap bisa menjaga hidrasi harian meskipun rutin minum kopi.

Pengaruh Kopi pada Kesehatan Jantung

Beberapa orang khawatir kopi buruk untuk jantung karena efek stimulan kafein. Padahal, konsumsi moderat sekitar tiga hingga empat cangkir per hari tidak meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang sehat. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan potensi manfaat kardiovaskular, termasuk pengurangan risiko stroke dan dukungan bagi kesehatan jantung secara keseluruhan.

Kopi dan Pertumbuhan Anak

Terdapat anggapan bahwa kopi dapat menghambat pertumbuhan anak atau remaja. Penelitian menunjukkan hal ini tidak benar. Tinggi badan lebih dipengaruhi oleh genetika dan asupan nutrisi daripada konsumsi kafein. Anak atau remaja yang mengonsumsi kopi dalam jumlah terbatas tidak akan mengalami gangguan pertumbuhan.

Ketergantungan Kafein

Kafein memang dapat menyebabkan ketergantungan ringan, seperti sakit kepala atau rasa lemas saat berhenti tiba-tiba. Namun, efek ini berbeda dengan kecanduan obat berbahaya seperti nikotin atau opioid. Gejala penarikan biasanya ringan dan bersifat sementara, sehingga kebanyakan orang bisa berhenti atau mengurangi konsumsi tanpa risiko kesehatan serius.

Kopi Decaf dan Kandungan Kafein

Banyak orang mengira kopi decaf bebas kafein sepenuhnya. Faktanya, kopi decaf masih mengandung sedikit kafein, biasanya sekitar 2–5 mg per cangkir. Meski kandungan kafeinnya rendah, decaf tidak sepenuhnya bebas kafein.

Efek Kopi Terhadap Metabolisme

Kafein dapat sedikit meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori, tetapi efeknya tidak signifikan untuk menurunkan berat badan secara permanen. Penurunan berat badan tetap memerlukan kombinasi diet seimbang dan olahraga. Oleh karena itu, kopi bukanlah solusi tunggal untuk membakar lemak.

Bagikan
Artikel Terkait
Melalui pengumuman resmi yang baru saja dirilis, Realme 16T dikonfirmasi akan melakukan debut globalnya pada tanggal 22 Mei 2026.
LifestyleTekno

Resmi Dikonfirmasi! Tanggal Rilis Realme 16T Terungkap, Inilah Calon Smartphone Paling Dicari Tahun Ini!

Finnews.id – TEKNO  Kabar gembira bagi para pemburu smartphone berperforma tinggi di...

New Balance (NB), merek yang dulunya sempat dicap sebagai "sepatu bapak-bapak" karena desainnya kini justru bertahta sebagai raja streetwear.
Lifestyle

Bukan Lagi Sepatu Bapak-Bapak! Inilah Alasan Rahasia Mengapa Gen Z Indonesia Gila-gilaan Buru New Balance!

Finnews.id – Lifestyle  Jika Anda berjalan-jalan di pusat hiburan atau coffee shop...

Yakuza Maneges terus aktif melakukan sosialisasi untuk mengubah bahwa hati dan aksi mereka tetaplah untuk kemaslahatan masyarakat Kediri.
LifestyleViral

Bukan Geng Kriminal! Inilah Wajah Asli ‘Yakuza’ Kediri yang Bikin Publik Tercengang dan Terinspirasi!

Finnews.id – Lifestyle   Mendengar nama “Yakuza”, bayangan kita pasti berdetak pada organisasi...

Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

finnews.id – Memulai bisnis kuliner menjadi pilihan strategis bagi banyak orang yang...