Home News Aceh Kirim 539 Nakes Bantu Daerah Terdampak Bencana
News

Aceh Kirim 539 Nakes Bantu Daerah Terdampak Bencana

Bantuan untuk Aceh

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Bencana banjir bandang dan longsor besar melanda wilayah Aceh dan sekitarnya, yang oleh sebagian pihak digambarkan dampaknya sangat parah seperti “tsunami kedua” bagi infrastruktur.
Hingga pertengahan Desember 2025, tercatat sedikitnya 391 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya hilang khusus di wilayah Aceh. Secara akumulatif di wilayah Sumatra (Aceh, Sumut, Sumbar), korban meninggal mencapai lebih dari 1.000 jiwa per 19 Desember 2025.

Wilayah Terdampak Parah

  • Aceh Tamiang: Mengalami banjir bandang pada 26-27 November 2025 yang merendam rumah hingga atap dan melumpuhkan fasilitas kesehatan seperti RSUD Aceh Tamiang.
  • Aceh Tengah: 14 kecamatan terdampak dengan kerusakan ribuan rumah serta lahan perkebunan kopi dan sawah.
    Aceh Timur: Tercatat kerusakan rumah mencapai 17.120 unit.

Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Kesehatan mengirim 539 tenaga kesehatan yang tergabung dalam 55 tim ke sembilan kabupaten dan kota terdampak bencana.
“Pengiriman tenaga kesehatan ini merupakan bagian percepatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi,” ujar Sekretaris Daerah Aceh M Nasir di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan ratusan tenaga medis itu dibagi ke beberapa gugus tugas strategis dan didukung 33 unit Emergency Medical Team Terpadu untuk menangani kasus darurat di titik-titik paling kritis, mulai dari Pidie Jaya, Bireuen, hingga Aceh Tenggara.
Upaya pemulihan difokuskan pada aktivasi fasilitas kesehatan, distribusi obat-obatan, dan pengerahan tenaga medis ke wilayah terdampak bencana.
Berdasarkan data terbaru, tercatat 65 rumah sakit dan 309 puskesmas masuk pemantauan.

“Sebagian besar fasilitas kesehatan di wilayah terdampak kini telah kembali berfungsi normal untuk melayani masyarakat,” kata Nasir.

Saat ini 62 rumah sakit dan 279 puskesmas dilaporkan sudah beroperasi penuh.

“Pemulihan fungsi layanan kesehatan ini menjadi prioritas utama guna memastikan para penyintas bencana mendapatkan penanganan medis yang memadai,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan obat-obatan dan Pemberian Makanan Tambahan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita di 13 kabupaten/kota, termasuk Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Tenggara, Pidie, dan Aceh Besar.

Untuk memperkuat stok logistik medis, pasokan nasional didukung bantuan internasional berupa 80 koli obat dari Malaysia yang telah didistribusikan ke 18 kabupaten/kota di Aceh.

“Kita berharap langkah ini dapat mempercepat masa pemulihan kesehatan masyarakat pasca bencana hidrometeorologi di Serambi Mekkah,” ujar Nasir.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Ingin Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Asik? Daftar dulu, Begini caranya

finnews.id – Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026, Lengkap Jadwal, Syarat, dan Link...

Sistem Pendidikan Darurat! KPAI Desak Kemendikdasmen Bertindak: Jangan Biarkan Nyawa Anak Melayang Cuma Karena Buku dan Pena
News

Darurat! KPAI Desak Kemendikdasmen Bertindak: Jangan Biarkan Nyawa Anak Melayang Cuma Karena Buku dan Pena

finnews.id – Kabar memilukan kembali mengoyak wajah pendidikan nasional kita. Komisi Perlindungan...

News

Ini Tata Cara dan Niat Salat Gerhana Matahari Cincin Menjelang Fenomena 17 Februari

finnews.id – Para pengamat astronomi dan masyarakat luas kini tengah bersiap menyambut...

Tragedi siswa SD NTT buku tulis
News

Nyawa Melayang Karena Buku dan Pulpen, JPPI: Tragedi NTT Bukti Negara Abaikan Hak Pendidikan

Finnews.id – Kabar duka dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang...