Home Tekno TikTok Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Tekno

TikTok Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun

Bagikan
TikTok Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
TikTok Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Bagikan

Finnews.id – Pemerintah Indonesia menegaskan TikTok tidak diperuntukkan bagi anak-anak di bawah usia 14 tahun.

Aturan ini berlaku secara nasional dan menjadi bagian dari upaya perlindungan anak di ruang digital, khususnya pada platform media sosial berbasis konten buatan pengguna.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Mediodecci Lustarini, menegaskan bahwa batas usia ini bukan sekadar imbauan, melainkan aturan yang harus dipatuhi.

“Untuk pengguna di Indonesia, TikTok tidak boleh digunakan oleh anak-anak yang usianya belum mencapai 14 tahun,” ujar Mediodecci di Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025.

Ia menekankan masih banyak orang tua yang membiarkan anaknya mengakses TikTok meski belum memenuhi syarat usia, tanpa mempertimbangkan risiko paparan konten digital.

Di Bawah 14 Tahun Seharusnya Tak Bisa Login

Dengan regulasi yang berlaku saat ini, anak di bawah usia 14 tahun seharusnya tidak dapat mengakses TikTok sama sekali.

Sementara itu, pengguna yang telah memenuhi batas usia diperbolehkan menggunakan platform tersebut dengan sistem pengamanan yang telah disediakan.

“Kalau usianya belum 14 tahun, memang harus dijaga agar tidak mengakses TikTok,” jelas Mediodecci.

Sebaliknya, bagi remaja berusia 14 tahun ke atas, TikTok menyediakan sejumlah fitur perlindungan yang dirancang untuk meminimalkan risiko.

Komdigi menjelaskan bahwa TikTok telah menerapkan prinsip safety by default dan privacy by design bagi pengguna yang telah memenuhi syarat usia.

“Untuk remaja 14 tahun ke atas, TikTok sudah menyiapkan penguatan keamanan dan privasi secara otomatis,” tambah Mediodecci.

Langkah ini mencakup pembatasan interaksi, pengaturan privasi akun, serta kontrol terhadap konten yang dapat diakses oleh pengguna usia muda.

Menurut Komdigi, TikTok termasuk dalam kategori platform berbasis User Generated Content (UGC).

Bagikan
Artikel Terkait
Tekno

Revolusi Konektivitas Mewah, Huawei Resmi Pasarkan WiFi Mesh X3 Pro di Indonesia

finnews.id – Huawei secara resmi memulai penjualan perdana HUAWEI WiFi Mesh X3...

Tekno

Duel Maut Samsung vs Apple 2027: Bocoran Desain Galaxy S27 Ultra dan iPhone 20

finnews.id – Persaingan dua raksasa teknologi dunia, Samsung dan Apple, bakal mencapai...

Tekno

Harga Rp1 Jutaan, Poco C81 Pro Siap Rusak Pasar Ponsel Murah di Tahun 2026

finnews.id – Poco kembali memperkuat dominasinya di pasar ponsel kelas entri (entry-level)...

Tekno

Harga HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro di Indonesia: Router Wi-Fi 7 Super Cepat

finnews.id – Raksasa teknologi asal Tiongkok, Huawei, kembali menggebrak pasar perangkat pendukung...