Hal ini menunjukkan bahwa Rafflesia arnoldii di Bengkulu memiliki nilai ilmiah tinggi, bukan sekadar objek wisata alam.

Kapolsek Bermani Ulu, Iptu Ronal Pasaribu, mengungkapkan pihak kepolisian juga aktif terlibat dalam upaya pelestarian bunga langka ini.

“Setiap ada Rafflesia mekar, saya selalu datang langsung dan mengingatkan warga agar menjaga habitatnya supaya tidak rusak,” katanya.

Menurutnya, peran masyarakat lokal sangat krusial agar bunga endemik ini tetap lestari dan tidak punah akibat aktivitas manusia.

Kemunculan Rafflesia arnoldii kembali menjadi pengingat akan kekayaan alam Bengkulu yang mendunia.

Dengan pengelolaan yang bijak dan kesadaran bersama, fenomena alam langka ini diharapkan terus dapat dinikmati oleh generasi mendatang.