Penggunaan media sosial yang berlebihan juga bisa memicu gangguan tidur, yang kemudian meningkatkan risiko stres, kecemasan, dan depresi. Kalau remaja mulai menarik diri dari kegiatan sosial atau suasana hatinya berubah drastis karena terlalu banyak main medsos, Vera menyarankan agar pendampingan intensif segera dilakukan.
Ia menekankan perlunya memvalidasi perasaan remaja, membantu mereka membangun konsep diri yang lebih sehat, mengurangi paparan konten pemicu perbandingan, dan mendorong lebih banyak aktivitas di dunia nyata.
Jika dampaknya sudah mengganggu aktivitas harian, orang tua disarankan segera meminta bantuan profesional. “Berikan pendampingan profesional bila gejala sudah berat, terapi atau konseling jika dampaknya sudah mempengaruhi fungsi harian mereka,” katanya.