finnews.id – Mo Salah disebut berada dalam situasi sulit setelah hubungan dengan Liverpool memanas. Berdasarkan laporan The Sun, ketegangan antara sang winger dan manajemen klub mencuat setelah ia menyampaikan kritik keras terhadap keputusan Arne Slot yang menempatkannya di bangku cadangan dalam tiga laga terakhir. Kondisi itu langsung dimanfaatkan Al-Hilal, yang kini dikabarkan siap mengajukan tawaran pada bursa transfer Januari.
Situasi Retaknya Hubungan Salah dan Liverpool
Hubungan kerja antara Mo Salah dan Liverpool dikabarkan mulai merenggang sejak awal musim. Janji-janji yang disebut telah dibuat saat perpanjangan kontrak tidak berjalan sebagaimana diharapkan, terutama terkait peran penting yang ingin terus ia pegang di tim utama. Ketika ia kembali dicadangkan dalam laga melawan Leeds yang berakhir 3-3, suasana semakin panas.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Salah menyatakan dirinya seolah sedang “dilempar ke bawah bus”. Pernyataan itu dianggap sebagai sinyal bahwa rasa percaya dengan pelatih maupun petinggi klub telah melemah. Dengan kondisi tersebut, masa depannya kembali menjadi spekulasi serius di kalangan media Inggris.
Langkah Agresif Al-Hilal
Di tengah ketegangan itu, Al-Hilal disebut langsung bersiap untuk mengajukan tawaran resmi. Situasi internal Liverpool dinilai memberi peluang emas bagi klub Saudi tersebut, terlebih karena nilai transfer Salah tidak lagi berada pada level fantastis seperti dua tahun lalu. Tawaran sebelumnya yang mencapai sekitar 150 juta pound ditolak Liverpool, tetapi kini kondisi telah berubah.
Menurut laporan The Sun, keyakinan Al-Hilal muncul karena dua faktor. Usia Salah yang telah memasuki 33 tahun membuat klub Inggris itu diperkirakan tidak lagi bersikap sekeras sebelumnya. Selain itu, komentar tajam Salah terhadap klub memberi gambaran bahwa kemungkinan hengkangnya semakin besar.
Salah juga akan segera bergabung dengan tim nasional Mesir untuk Piala Afrika setelah laga kontra Brighton. Momen itu membuat jendela transfer Januari menjadi fase krusial bagi berbagai pihak yang ingin memanfaatkan situasi.