Home News Update Korban Banjir Sumatera: 442 Korban Meninggal, 402 Masih Hilang
News

Update Korban Banjir Sumatera: 442 Korban Meninggal, 402 Masih Hilang

Bagikan
Banjir, Image: Hans / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Banjir besar yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus menimbulkan dampak serius bagi ribuan warga. Menurut data terbaru BNPB per 1 Desember 2025, jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor mencapai 442 jiwa, sementara 402 orang masih dilaporkan hilang. Kondisi ini menunjukkan besarnya tantangan penanganan bencana yang masih berlangsung hingga saat ini.

Latar Belakang Banjir dan Longsor di Sumatera

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Sumatera selama beberapa pekan terakhir memicu banjir dan longsor di banyak daerah. Aliran sungai yang meluap dan tanah yang jenuh air menyebabkan rumah-rumah warga terendam, jalan terputus, dan ribuan orang harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah daerah bersama BNPB dan tim SAR nasional terus berupaya mengevakuasi korban serta menyalurkan bantuan logistik, makanan, dan obat-obatan kepada para pengungsi. Namun, kondisi medan yang sulit dan curah hujan yang masih tinggi memperlambat proses pencarian korban hilang.

Data Terbaru Korban Banjir Sumatera

Berdasarkan laporan resmi BNPB, rekapitulasi korban per provinsi adalah sebagai berikut:

Provinsi Korban Meninggal Korban Hilang
Sumatera Utara 217 jiwa 209 jiwa
Aceh 96 jiwa 75 jiwa
Sumatera Barat 129 jiwa 118 jiwa
Total 442 jiwa 402 jiwa

Angka ini meningkat dibanding laporan awal beberapa hari sebelumnya karena sejumlah korban yang sebelumnya hilang ditemukan meninggal, dan pencarian korban hilang masih berlangsung.

Tantangan Penanganan Bencana

Tim SAR menghadapi berbagai kendala dalam operasi pencarian, termasuk akses ke daerah yang terisolir, infrastruktur yang rusak, dan cuaca yang masih tidak menentu. Selain itu, kebutuhan logistik untuk pengungsi dan korban terdampak juga terus meningkat, sehingga koordinasi antara BNPB, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan organisasi kemanusiaan menjadi sangat penting.

Upaya Evakuasi dan Bantuan

BNPB telah menyiapkan pusat komando darurat dan posko bantuan di lokasi terdampak. Ribuan warga telah dievakuasi ke tempat pengungsian sementara, dan distribusi bantuan seperti makanan, air bersih, pakaian, serta obat-obatan terus dilakukan. Pemerintah juga meminta masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk selalu waspada dan siap mengungsi apabila situasi memburuk.

Bagikan
Artikel Terkait
Fakta-Fakta pendaki muda Syafiq Ali yang meninggal di Gunung Slamet
News

Fakta-Fakta Pendaki Muda Syafiq Ali, Hilang hingga Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Kawah Gunung Slamet

finnews.id – Setelah 17 hari pencarian tanpa henti, harapan menemukan Syafiq Ridhan...

Bantuan Air Bersih Baznas untuk korban bencana
News

Baznas Kirim 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

finnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat membantu warga...

Persiapan berangkat haji
News

Tradisi Walimatus Safar: Kemenkes Ingatkan Jemaah Haji 2026 Tak Terjebak Tradisi yang Mengancam Nyawa

finnews.id – Niat hati merayakan syukuran sebelum berangkat ke Tanah Suci, namun...

News

Penyebab Bocornya KM Nabilah di Kepulauan Seribu Utara

finnews.id – Kecelakaan laut menimpa kapal kayu KM Nabilah di perairan tenggara...