Home News Upaya Tekan Kecelakaan Saat Nataru, Pengemudi Bus Wajib Jalani Tes Alkohol dan Narkotika
News

Upaya Tekan Kecelakaan Saat Nataru, Pengemudi Bus Wajib Jalani Tes Alkohol dan Narkotika

Bagikan
ilustrasi.
ilustrasi.
Bagikan

finnews.id – Mayoritas kecelakaan pada periode libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), bukan dipicu kondisi penumpang, melainkan faktor kesehatan pengemudi angkutan umum.

“Masalah kesehatan selain tadi yang ringan-ringan, yang parah-parahnya tuh biasanya terjadi karena kecelakaan. Nah, kecelakaan ini bukan disebabkan oleh penumpangnya, tapi disebabkan oleh pengemudinya,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah yang dihadiri kepala daerah serta Forkopimda secara hybrid, di Kementerian Dalam Negeri, Senin, 1 Desember 2025.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh kepala dinas kesehatan daerah untuk melakukan tes kesehatan kepada para pengemudi saat libur natal 2025 dan tahun baru 2026.

Ia menjelaskan hal ini diperlukan untuk menekan angka kecelakaan dan mengendalikan beban layanan kesehatan.

“Kita minta tolong bahwa para Kepala Daerah untuk mendukung Kepala Dinas Kesehatannya untuk bisa membangun pos-pos kesehatan di daerahnya masing-masing. Yang kedua mendukung Kepala Dinas Kesehatannya untuk melakukan tes kepada para pengemudi ya.”

Pemeriksaan melibatkan pengecekan alkohol dan narkotika

“Kami berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional, dengan kepolisian untuk ngecek juga apakah ada alkohol dan napza. Karena ini biasanya yang paling besar dampaknya kalau pengemudinya enggak bersih dari dua hal ini nanti kemudian kecelakaan terjadi,” imbuhnya.

“Dari 30.000 pengemudi, kemarin baru 7.500 yang bisa dicek. Jadi kami mohon bantuan Bupati, Walikota sama Gubernur, untuk memastikan para pengemudi ini dicek kesehatannya. Karena dari hasil kita yang 7.500, itu 5% tidak layak berkendara,” sambung dia.

Ia berharap dengan adanya langkah cepat pemerintah daerah itu bisa menekan risiko kecelakaan selama Nataru.
“Kami berharap mudah-mudahan jumlah kecelakaan akan menurun, jumlah masyarakat yang memiliki masalah kesehatan karena kecelakaan dan juga karena kecapean mudik bisa menurun, dan liburan ini bisa dijalani oleh masyarakat kita dan kembali ke rumahnya masing-masing sesudah tahun baru dalam kondisi sehat.” jelasnya.

Bagikan
Artikel Terkait
Fakta-Fakta pendaki muda Syafiq Ali yang meninggal di Gunung Slamet
News

Fakta-Fakta Pendaki Muda Syafiq Ali, Hilang hingga Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Kawah Gunung Slamet

finnews.id – Setelah 17 hari pencarian tanpa henti, harapan menemukan Syafiq Ridhan...

Bantuan Air Bersih Baznas untuk korban bencana
News

Baznas Kirim 186 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah

finnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat membantu warga...

Persiapan berangkat haji
News

Tradisi Walimatus Safar: Kemenkes Ingatkan Jemaah Haji 2026 Tak Terjebak Tradisi yang Mengancam Nyawa

finnews.id – Niat hati merayakan syukuran sebelum berangkat ke Tanah Suci, namun...

News

Penyebab Bocornya KM Nabilah di Kepulauan Seribu Utara

finnews.id – Kecelakaan laut menimpa kapal kayu KM Nabilah di perairan tenggara...