“Dengan kejadian ini, saya diajari luar biasa. Jangan pernah mendikte Allah apa jalan yang terbaik. Karena kita pikir jalannya harusnya seperti ini, Tuhan. Tapi ternyata Tuhan mengasih melalui Presiden, rehabilitasi,” ujar Ira.
Pelayanan di Rutan Dinilai Baik
Selama hampir 10 bulan berada di Rutan Merah Putih, Ira menyebut pelayanan petugas berjalan baik. Dua mantan direktur ASDP yang juga mendapat rehabilitasi—Harry Muhammad Adhi Caksono dan M Yusuf Hadi—menyampaikan pandangan serupa. Menurut Adhi, pihak rutan tetap memanusiakan para tahanan dengan memberi ruang ibadah, olahraga, hingga sosialisasi.
Rekening Masih Diblokir
Meski telah bebas, Ira mengaku rekening miliknya, suami, dan anaknya masih dalam kondisi diblokir. Saat keluar dari rutan, uang tunainya hanya tersisa Rp1,2 juta.
Ira bercerita, beberapa teman tiba-tiba mengirimkan bantuan, mulai dari uang Rp5 juta hingga kebutuhan pokok seperti minyak dan telur. Baginya, kejadian itu menjadi bukti bahwa masih ada orang yang peduli meski sebagian lainnya menjauh saat ia berada dalam masalah.
Setelah resmi bebas, Ira menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang memberikan rehabilitasi. Ia juga berterima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Mahkamah Agung, sejumlah kementerian, serta para petugas KPK yang menangani dirinya selama masa tahanan.
- ASDP
- bebas dari penjara
- cerita malam penjara
- Headline
- ira puspadewi
- Ira Puspadewi cerita malam gelap di penjara
- kasus ASDP
- kisah lengkap Ira Puspadewi setelah keluar dari penjara
- KPK
- kronologi kebebasan Ira Puspadewi lewat rehabilitasi presiden
- makna rehabilitasi Presiden bagi Ira Puspadewi
- pengalaman sulit Ira Puspadewi selama di rutan KPK
- penjelasan Ira Puspadewi tentang hidup di sel isolasi gelap
- Prabowo Subianto
- reaksi Ira Puspadewi saat tahu keputusan rehabilitasi Presiden
- rehabilitasi presiden
- rutan Merah Putih
- syukuran kebebasan
- syukuran kebebasan mantan Dirut ASDP setelah rehabilitasi