Home Sports Honda Makin Ngacir, 2025 Jadi Musim Terbaik sejak Ditinggal Marquez
Sports

Honda Makin Ngacir, 2025 Jadi Musim Terbaik sejak Ditinggal Marquez

Bagikan
Strategi Honda di MotoGP 2026
Strategi Hondai di MotoGP 2026, Image: @joanmir36official / Instagram
Bagikan

finnews.id – Honda makin ngacir di MotoGP 2025, menandai musim terbaik mereka sejak kepergian Marc Marquez. Setelah tiga tahun finis di posisi terbawah klasemen konstruktor, Honda keluar dari status konsesi D-rank dan menunjukkan performa jauh lebih kompetitif. Selain itu, data HRC menunjukkan rata-rata selisih waktu ke pemenang grand prix turun dari 30 detik pada 2024 menjadi 13,5 detik pada 2025. Dengan demikian, Honda kembali mendekati barisan depan.

Podium dan Kemenangan yang Mengangkat Honda

Kebangkitan Honda terlihat dari beberapa balapan penting. Johann Zarco meraih kemenangan emosional di Le Mans dan menambah satu podium di Silverstone. Selain itu, Joan Mir memberikan kontribusi signifikan dengan podium di Motegi dan Sepang. Berkat hasil ini, Honda melewati Yamaha di klasemen konstruktor dan naik dari D-rank ke C-rank. Oleh karena itu, tim berhasil menunjukkan kemajuan nyata.

Kontribusi Para Pembalap

Meskipun Zarco menurun performanya di paruh kedua musim, ia tetap mengumpulkan 93 poin lebih banyak dibanding 2024 dan naik lima posisi ke peringkat ke-12. Sementara itu, Luca Marini, meski absen tiga balapan karena cedera, meraih 142 poin—lebih dari sepuluh kali lipat pencapaian sebelumnya—untuk menempati posisi ke-13. Selain itu, Joan Mir menambah 85 poin, sehingga Honda makin kompetitif secara keseluruhan.

Peran Perubahan Mesin dan Aerodinamika

HRC MotoGP technical manager Mikihiko Kawase menjelaskan bahwa salah satu kunci peningkatan Honda adalah pengembangan mesin. Perbaikan ini meningkatkan kecepatan puncak sekaligus membuat pengaturan daya lebih mudah dikendalikan pembalap. Selain itu, tim terus memperbaiki aerodinamika, sasis, dan elektronik. Dengan begitu, Honda memiliki basis motor yang stabil untuk langkah-langkah berikutnya. Kawase juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh insinyur di trek, Jepang, dan Italia, serta dedikasi para pembalap dalam menguji berbagai pengaturan selama akhir pekan balapan.

Pandangan ke Musim 2026

Untuk musim 2026, Honda mempertahankan Joan Mir dan Luca Marini di tim pabrikan. Sementara itu, di LCR, Johann Zarco akan ditemani juara Moto2 Diogo Moreira menggantikan Somkiat Chantra. Dengan perpaduan pengalaman dan pembalap muda yang menjanjikan, Honda berharap dapat terus mengurangi selisih waktu ke pemenang dan kembali bersaing di posisi teratas.

Perjalanan Honda di MotoGP 2025 menunjukkan bahwa tim ini mampu bangkit dari masa sulit. Selain mesin lebih baik dan strategi aerodinamika matang, kerja sama pembalap-insinyur yang solid membuat Honda makin ngacir. Oleh karena itu, mereka siap kembali menantang gelar juara dunia.

Referensi:

Bagikan
Artikel Terkait
program pengembangan Ducati
Sports

Cedera Bikin Persiapan Marquez Makin Berat Jelang MotoGP 2026

finnews.id – Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, menghadapi tantangan baru menjelang musim...

Sports

Ducati Tetap Tenang Meski Marc Marquez Alami Tiga Crash di Tes Burir

finnews.id – Tim Ducati menunjukkan sikap tenang meski juara dunia bertahan, Marc...

Rahasia Kesuksesan Arsenal
Sports

Arsenal Tunjukkan Karakter Juara usai Bungkam Spurs di Derby Penentu

finnews.id – Kemenangan besar kembali diraih Arsenal dalam laga sarat gengsi Derby...

Sports

Difitnah Media Malaysia, Erick Thohir: ‘Kelasnya nggak di situ’

finnews.id – Reaksi Media Vietnam Terhadap Klarifikasi Erick Thohir Soal Tuduhan Skandal...