Home Megapolitan Kabar Gembira! Tahun Depan Pemprov DKI Jakarta Beri Beasiswa hingga Jenjang S2 Melalui KJMU
Megapolitan

Kabar Gembira! Tahun Depan Pemprov DKI Jakarta Beri Beasiswa hingga Jenjang S2 Melalui KJMU

Bagikan
KJMU
Beasiswa KJMU hingga jenjang S2
Bagikan

finnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas cakupan program beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga tingkat magister (S2). Selama ini, KJMU hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi hingga jenjang S1.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan bahwa rencana perluasan tersebut tengah dalam tahap pembahasan. Menurutnya, realisasi program KJMU S2 sangat bergantung pada kondisi anggaran daerah.

Hal ini sejalan dengan penyusutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2026 akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. APBD yang awalnya diproyeksikan sebesar Rp95 triliun kini menjadi Rp81,3 triliun, turun sekitar Rp10 triliun dibandingkan APBD 2025.

“Ini semua masih dalam proses karena bergantung pada ketersediaan anggaran,” ujar Nahdiana seusai menghadiri acara keberangkatan penerima beasiswa LPDP di Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, jika rencana ini disetujui, tahap awal beasiswa S2 direncanakan diberikan kepada 100 mahasiswa. Adapun penentuan kampus tujuan, baik dalam maupun luar negeri, serta daftar jurusan masih dalam pembahasan internal.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa Pemprov DKI berencana membentuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta. Skema ini nantinya menjadi pengembangan dari program KJMU yang sudah berjalan.

Melalui LPDP Jakarta, pemerintah daerah berencana memberikan beasiswa pendidikan spesialis bagi mahasiswa kedokteran asal Jakarta, termasuk kemungkinan studi di luar negeri. Namun, beasiswa hanya diperuntukkan bagi pemegang KTP DKI.

“Kalau dia harus keluar negeri untuk spesialis, kami akan memberikan kesempatan itu melalui beasiswa LPDP DKI Jakarta,” kata Rano yang akrab disapa Bang Doel.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program beasiswa tetap harus mempertimbangkan kemampuan APBD. “Kalau LPDP pusat pakai APBN, sementara kami menyesuaikan dengan kemampuan APBD,” tambahnya.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
DPRD DKI berharap kenaikan tarif Transjakarta tak lebih dari Rp2.000.
Megapolitan

DPRD DKI Soroti Manajemen Transjakarta Usai Kecelakaan, Desak Evaluasi Total

finnews.id – Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Francine Widjojo, meminta Pemerintah Provinsi...

Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas di Ramadan 2026
Megapolitan

Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas!

finnews.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah segera tiba, dan mobilitas warga...

Megapolitan

Mobil Wanita Tabrak Rumah Jusuf Kalla di Kebayoran Baru

finnews.id – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Brawijaya IV, Kebayoran Baru,...

One way Puncak Bogor hari ini
Megapolitan

Libur Imlek 2026: Puncak Bogor Macet Parah, Simpang Gadog Jadi Titik Lelah

finnews.id – Memasuki puncak libur panjang Imlek 2026, arus lalu lintas menuju...