Home News DI BALIK SKANDAL BANDARA ILEGAL: Ini Jajaran Direksi PT IMIP yang Jadi Sorotan ‘Negara dalam Negara’
News

DI BALIK SKANDAL BANDARA ILEGAL: Ini Jajaran Direksi PT IMIP yang Jadi Sorotan ‘Negara dalam Negara’

Bagikan
DI BALIK SKANDAL BANDARA ILEGAL: Ini Jajaran Direksi PT IMIP yang Jadi Sorotan 'Negara dalam Negara'
DI BALIK SKANDAL BANDARA ILEGAL: Ini Jajaran Direksi PT IMIP yang Jadi Sorotan 'Negara dalam Negara'
Bagikan

Finnews.id – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah pernyataan tegas Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyoroti pentingnya prinsip “tidak boleh ada negara dalam negara”.

Sorotan ini dipicu oleh dugaan mengenai status operasional Bandara IMIP yang dipertanyakan karena ketiadaan fasilitas Bea Cukai (Customs), Imigrasi (Immigration), dan Karantina (Quarantine/CIQ).

Di balik isu yang memanas ini, berdiri sebuah entitas bisnis kolosal yang mengelola kawasan industri berbasis nikel terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah.

PT IMIP adalah hasil kolaborasi strategis antara Bintang Delapan Group dari Indonesia dan Tsingshan Steel Group dari Tiongkok.

Tsingshan Group dikenal sebagai pemain global, perusahaan terbesar di dunia dalam pengolahan Nikel, yang membawa teknologi lengkap dan modern ke kawasan IMIP.

Sebagai sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang bersifat tertutup, PT IMIP telah mencatatkan diri sebagai produsen nikel terbesar di Asia Tenggara sejak tahun 2018, melampaui dominasi PT Vale.

Keberhasilan ini ditopang oleh ekosistem industri yang lengkap, mencakup pengolahan nikel, stainless steel, carbon steel, serta industri pendukung seperti coal power plant, pabrik mangan, hingga fasilitas pelabuhan dan bandara.

Di tingkat pengawasan, Halim Mina menjabat sebagai Presiden Komisaris yang memimpin dewan komisaris.

Anggota dewan komisaris lainnya terdiri dari Mikhael S.E dan Wang Hajjun yang bertugas melakukan pengawasan terhadap jalannya perusahaan.

Struktur Kepemilikan Saham Perusahaan

Kepemilikan PT IMIP didominasi oleh tiga entitas utama. Shanghai Decent Investment (Group) memegang 49,69% saham.

Disusul PT Bintang Delapan Investama dengan 25,31%, dan PT Sulawesi Mining Investment dengan 25%.

Kekuatan finansial dan operasional PT IMIP bersumber dari tiga entitas pemegang saham utama. Struktur ini menunjukkan dominasi modal asing dalam pengembangan kawasan industri Morowali:

Total setoran PT IMIP kepada negara, yang dibayarkan melalui pajak dan royalti, dilaporkan terus mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2015 hingga 2020.

Jajaran Manajemen Kunci

PT IMIP memiliki dua kantor utama: kantor pusat di Jakarta yang beralamat di Jalan Batu Mulia, RT.16/RW.7, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Kuota Hangus Digugat ke MK, Telkomsel Buka Suara: Paket Pulsa Tidak Sama dengan Token Listrik

finnews.id – Isu kuota internet hangus kembali jadi perbincangan. Kali ini, sistem...

News

TANPA BASA-BASI, KPK Sidik Tim Sukses Kasus Korupsi Bupati Sudewo

finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berupaya memperdalam penyelidikan dugaan kasus...

BPOM Awasi Takjil Ramadan 2026
News

Masyarakat Diimbau Selektif! BPOM Temukan Takjil Berbahaya Mengandung Pewarna Tekstil

Finnews.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mulai memperketat pengawasan...

News

Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY Rusuh, GeBUKK:’Tertib, Jangan ANARKIS!’

finnews.id – Sebuah aksi unjuk rasa yang diikuti oleh ratusan peserta di...