Catatan Dahlan Iskan

Airmata Ira

Bagikan
Airmata Ira
Mantan Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi-Istimewa-
Bagikan

Termasuk, pada Maret 2023 itu. Selain untuk menghadiri nikahan Ira menyelesaikan pekerjaannya di ASDP di Surabaya.

Tidak hanya saya yang diundang menginap di rumahnyi. Pun teman-teman sesama undangan pernikahan. teman itu, untuk nginap di rumahnya. Ira hanya minta dibawakan pisang goreng dan mi godok (mi rebus).

Sampai di rumah Ira saya sempat heran kok tidak ada mobil di depan rumahnyi. Saya teringat ke teman-teman yang jadi direksi BUMN, di mana pun. Selalu ada mobil dengan sopir yang menunggu.

“Mungkin sopirnya disuruh pulang. Nginap tempat lain,” pikir saya.

Saya ingat rumah Ira hanya tiga kamar. Dua untuk kita teman-temannyi (saat itu berenam, tiga cowok, tiga cewek. Jadi, satu kamar untuk cowok, satu cewek). Satu kamar lagi dipakai pasangan suami istri yang jadi penjaga rumah di Malang. Jadi, mungkin sopirnya disuruh nginap di tempat lain.

Tetapi, paginya, sampai menjelang berangkat ke acara nikahan, tidak ada mobil datang. Tidak Alphard, bahkan Innova.

Yang datang malah Avanza, mobil teman yang tinggal di Malang. Yang juga mau undangan nikahan itu. Ira pun nyantai ikut mobil Avanza itu. “Ayo berangkat…,” katanya.

Itu menyadarkan saya yang –lagi-lagi– tercenung, terkesiap, saat itu. Membayangkan dirut saya, yang mencetak laba hanya 1/70 dari Ira, kalau pas di luar kota, pilih-pilih harus naik mobil apa. Teringat juga, beberapa teman Direksi yang bahkan untuk urusan pribadi, tetap pakai mobil kantor yang pasti bukan Avanza.

Saat bercerita kisah tersebut anak-anak saya –saat mereka bersiap masuk dunia kerja–, saya bilang: “Itulah integritas, nDuk.”

Saya –beruntung– berteman dengan Ira, sejak lama sekali. Kami satu kelas sejak kelas 1 di SMAN 1 Sidoarjo. Lalu, sekelas lagi, saat kuliah di Fapet UB.

Lulus kuliah, sempat lama tidak terhubung. Baru terhubung lagi, saat saya sudah bekerja di Jawa Pos. Kebetulan suami Ira, mas Zaim Uchrowi, juga orang media. Zaim jadi wartawan Tempo, Republika, dan sempat menjadi Komisaris Utama Kantor Berita ANTARA.

Sebagai teman sejak begitu lama, saya beruntung, punya teman yang jelas integritasnya. Selain tentu saja unggul dan baik pribadinya.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Ilustrasi Nadiem Makarim-Gusti-Harian Disway-
Catatan Dahlan Iskan

Melanggar Sombong

Dua-duanya ternyata tidak. Lalu apa? Nadiem menjelaskan bahwa ia tidak menerima uang...

dr Edwin Ongkoraharjo (kiri) bersama Soedomo Mergonoto (tengah)
Catatan Dahlan Iskan

Pilihan Baru

Sudomo kini praktis jadi juru selamat di kalangan Tionghoa. Juga juru damai...

Catatan Dahlan Iskan

Timtim Maduro

Bahwa tulisannya begitu bagus itu karena Efatha rajin menulis. Juga banyak membaca....

Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-
Catatan Dahlan Iskan

Gagal Sukses  

Bahkan di Bronx dikembangkan prinsip baru oleh orang seperti Tascha: rumah adalah...