finnews.id – Penyanyi Malaysia keturunan Indonesia, Aisha Retno, tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial Indonesia.
Hal ini terjadi setelah video dirinya bersama dua bintang film Wicked: For Good, Ariana Grande dan Cynthia Erivo, viral di Instagram dan TikTok.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @aisharetno02, Jumat (14/11), Aisha terlihat memberikan hadiah berupa kain batik.
“I have a little something for you guys, it’s a Batik from Malaysia.” ujar Aisha Retno.
Ungkapan tersebut memicu reaksi keras dari warganet Indonesia yang menilai pernyataan itu menyimpang dari fakta budaya, karena batik secara historis merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO.
Kontroversi semakin besar setelah publik mengingat bahwa Aisha Retno memiliki darah Indonesia dari ibunya, Jean Retno Aryani, seorang penyanyi keroncong asal Karanganyar, Jawa Tengah.
Video Viral dari Premier Film Wicked 2 di Singapura
Video yang memicu kontroversi itu direkam saat Aisha menghadiri premier film The Wicked 2 di Singapura.
Dalam video lain di TikTok, Aisha tampak sangat emosional karena bisa bertemu langsung dengan Ariana Grande dan Cynthia Erivo.
Usai bernyanyi bersama, Aisha menyerahkan bingkisan berupa kain batik yang ia klaim berasal dari Malaysia. Momen tersebut langsung memancing reaksi publik Indonesia.
“Ini batik dari Malaysia…” ujar Aisha dalam video tersebut.
Aisha Retno Sampaikan Klarifikasi
Setelah kritik mengalir deras, Aisha memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya. Ia menegaskan bahwa maksud ucapannya adalah batik yang diberikan merupakan batik buatan Malaysia, bukan klaim bahwa batik adalah budaya asli Malaysia.
“Batik yang aku kasih ke mereka itu aslinya dibuat dari Malaysia, sayangku.” tulis Aisha.
Meski begitu, klarifikasi tersebut tetap menuai beragam tanggapan dari warganet.
Profil Lengkap Aisha Retno
Nama lengkap: Sharifah Aisha Retno Sayed Sipulijam
Lahir: Kuala Lumpur, 1 Agustus 2000
Kewarganegaraan: Malaysia
Pendidikan: Ekonomi – Universiti Putra Malaysia (UPM)
Karier Musik
Label: Sony Music Malaysia
Debut: 2018 – “Mengikat Jiwa” (produser: Aldi Nada Permana, Indonesia)
Lagu kedua: “Terima Kasih” (2020) bersama Yuka Kharisma
Ajang bakat:
Juara Vokal Mania
Juara 3 Big Stage Season 4
Lagu populer:
“W.H.U.T. (Wanna Hold U Tight)” — 7 juta streams di Spotify dalam 2 bulan
Kolaborasi terbaru:
“Semoga Saja” bersama Ade Govinda (September 2025)
Mini album: Dirilis Juli 2025
Nominasi:
Anugerah Bintang Popular Berita Harian 2021
Anugerah Juara Lagu 2024
Karier di Dunia Akting
Debut akting: FTV “Cangkul” (2022)
Pengisi suara: Ariana Grande (karakter Glinda) versi Malaysia film Wicked: For Good
Latar Belakang Keluarga
Ibu: Jean Retno Aryani
Asal: Karanganyar, Jawa Tengah
Profesi: Penyanyi keroncong (aktif 1980-an)
Prestasi: Juara Pemilihan Bintang Radio (3 kali)
Pendidikan: Universitas Indonesia – Jurusan Notaris
Status: WNI → kini berkewarganegaraan Malaysia
Anggota PAPRI
Ayah: Sayed Sipulijam Sayed Alwee
Profesi: Pebisnis
Domisili: Kelantan, Malaysia
Saudara
Adik: Sayed Abu Hanifa Radityo
Perdebatan Budaya: Batik Indonesia vs Batik Malaysia
Kontroversi Aisha Retno kembali menyulut perdebatan lama mengenai penggunaan istilah batik Malaysia yang dikenal di negeri jiran.
Secara historis dan budaya, batik merupakan warisan budaya asli Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity sejak 2009.
Namun, industri tekstil Malaysia juga memproduksi batik dengan gaya dan motif khas mereka, sehingga istilah batik Malaysia merujuk pada produk modern buatan setempat — bukan klaim budaya.
Kasus Aisha menjadi contoh bagaimana konteks budaya sering kali disalahpahami atau sensitif, khususnya di tengah hubungan dekat antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.