Home Lifestyle Australia Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Meta Mulai Tutup Akun
Lifestyle

Australia Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Meta Mulai Tutup Akun

Bagikan
Australia Larang Media Sosial
Australia Larang Media Sosial, Image: Gerat / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Australia larang media sosial untuk usia tertentu. Hal ini menjadi topik panas karena keputusan ini menyentuh jutaan keluarga, platform global, serta regulasi digital masa depan. Banyak orang penasaran tentang alasan kebijakan ini muncul dan bagaimana perusahaan teknologi bereaksi. Selain itu, isu privasi, verifikasi usia, dan risiko digital ikut mencuat.

Pada awal Desember, Meta mulai menonaktifkan akun pengguna yang terdeteksi berusia 13 hingga 15 tahun di Australia. Proses ini berlangsung bertahap melalui pemberitahuan via email, SMS, serta notifikasi aplikasi. Selain Meta, platform besar seperti TikTok, YouTube, Reddit, Snapchat, dan X juga bersiap menyesuaikan diri karena kebijakan ini berdampak luas.

Mengapa Pemerintah Mengambil Langkah Ini

Menurut pemerintah, Australia larang media sosial dibuat untuk melindungi remaja dari paparan konten berbahaya, cyberbullying, tekanan psikologis, hingga eksploitasi digital. Perdana Menteri Anthony Albanese menilai langkah tersebut penting agar remaja bisa tumbuh tanpa tekanan algoritma, iklan sensitif, atau paparan konten yang tidak sesuai usia.

Pemerintah juga mencatat bahwa sekitar 500.000 remaja Australia yang berusia 13–15 tahun sudah punya akun media sosial. Angka ini dinilai terlalu besar untuk kategori yang dianggap rentan secara emosional maupun sosial. Karena itu, pemerintah ingin menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, terukur, serta terkontrol.

Bagaimana Mekanisme Penutupan Akun Berjalan

Meta memproses penonaktifan secara bertahap. Remaja masih bisa menyimpan konten, mengunduh arsip pesan, serta mem-backup foto dan video sebelum akun tertutup permanen. Selain itu, perusahaan memberikan opsi verifikasi usia.

Pilihan verifikasi meliputi:

Walaupun begitu, sistem verifikasi ini tetap menimbulkan perdebatan karena hasil evaluasi menunjukkan bahwa belum ada metode yang akurat untuk semua kasus. Karena itu, proses pengawasan akan terus berkembang.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Tahun Kuda Api di Imlek 2026: Simbol Energi, Keberanian, dan Perubahan

finnews.id – Imlek 2026 menandai datangnya Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa....

Lifestyle

Imlek 2026, Shio yang Dirayakan jadi Simbol Energi dan Keberanian

finnews.id – Imlek atau Tahun Baru Imlek adalah perayaan Tahun Baru dalam...

Lifestyle

Imlek 2026: Kapan, Filosofi dan Tradisi Perayaannya

finnews.id – Tahun Baru Imlek jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026...

Lifestyle

International Education Expo 2026: Peluang Kuliah Internasional untuk Generasi Muda

finnews.id – International Education Expo 2026 menjadi salah satu pameran pendidikan internasional...