Home News Gelar Rakorendal 2025, Kepala BNPP Tito: Wujudkan Perbatasan Jadi Wajah Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045
News

Gelar Rakorendal 2025, Kepala BNPP Tito: Wujudkan Perbatasan Jadi Wajah Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Bagikan
Kepala BNPP Tito Karnavian
Kepala BNPP Tito Karnavian
Bagikan

Kedua, menghadirkan sistem pengawasan dan penegakan hukum lintas batas yang tangguh
guna menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Ketiga, meningkatkan kapasitas kawasan perbatasan melalui penguatan tata ruang,
pengembangan potensi unggulan daerah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat
melalui penyediaan infrastruktur sosial dasar.

Keempat, memperkuat tata kelola kelembagaan agar pengelolaan batas wilayah negara dan
kawasan perbatasan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi lintas sektor.

Rakorendal ini tidak hanya berfungsi sebagai forum evaluasi dan perencanaan, tetapi juga
sebagai wadah sinergi lintas sektor. Sejumlah kementerian dan lembaga anggota BNPP RI
turut hadir memaparkan arah kebijakan masing-masing dalam sesi diskusi tematik sebagai
narasumber.

Pada Sesi I, Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan menyampaikan
kebijakan perencanaan serta alokasi anggaran pembangunan perbatasan 2025–2029.

Sesi II menghadirkan Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Pertahanan
yang membahas arah pembangunan sarana dan prasarana di kawasan perbatasan tahun
2027.

Sesi III difokuskan pada pembangunan dan ekonomi, dengan paparan dari Menteri
Pekerjaan Umum, Menteri Sosial, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri
Perumahan dan Permukiman, serta Kepala Badan Gizi Nasional.

Sedangkan Sesi IV menampilkan dukungan langsung dari kepala daerah perbatasan seperti
Gubernur Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, dan
Papua.

Pada Sesi V, dengan tema Arah dan Kebijakan Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan
Kawasan Perbatasan, Rakorendal menghadirkan narasumber dari tiga unsur strategis
BNPP RI, yakni Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Deputi Bidang
Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara, serta Deputi Bidang Pengelolaan
Infrastruktur Kawasan Perbatasan Negara.

Melalui sesi ini, para narasumber memaparkan langkah kebijakan dan prioritas
pembangunan yang akan menjadi pedoman dalam pengelolaan kawasan perbatasan ke
depan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
News

Satgas Damai Cartenz Tangkap 4 Anggota KKB Anak Buah Elkius Kobak di Yahukimo

finnews.id – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2026 kembali mencatatkan keberhasilan dalam...

News

Pameran Jakarta International Jewelry Fair (JIJF) 2026 di JCC Ricuh, Area Terpaksa Ditutup

Kelompok pengunjung yang terlibat dalam bentrok menyatakan bahwa mereka telah membeli tiket...

Kenapa Kentut Bau
News

Jangan Kaget! Ini Jumlah Kentut yang Sehat pada Orang Dewasa

Faktor yang Memengaruhi Frekuensi Kentut Jumlah kentut setiap orang tidak sama. Beberapa...