finnews.id – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut) dilaporkan kembali erupsi. Gunung api setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu menyemburkan abu vulkanik hingga 400 meter di atas puncak gunung.
Kondisi terkini Gunung Ibu dilaporkan petugas di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA), Selasa, 11 November 2025 petang.
“Erupsi sekitar pukul 17.40 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 400 meter,” kata petugas PGA Ibu, Saum dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Ternate.
Saum menjelaskan, erupsi Gunung Ibu terlihat menyemburkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah tenggara.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 55 detik,” ujarnya.
Gunung Ibu Berstatus Waspada
Saat ini Gunung Ibu berada pada status Level II atau Waspada. Untuk itu, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan dilarang beraktivitas di dalam radius 2 kilometer.
Selain itu ada perluasan sektoral berjarak 3.5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian Utara dari kawah aktif gunung.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung masker dan kacamata, agar terhindar dari paparan abu Gunung Ibu,” lanjutnya.
Saum juga mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh berita hoaks yang kerap beredar di media sosial.
“Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,” katanya lagi.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu.