Home Catatan Dahlan Iskan Meritokrasi Ponorogo
Catatan Dahlan Iskan

Meritokrasi Ponorogo

Bagikan
Bupati Ponorogo ditangkap KPK
Sugiri Sancoko dan reog Ponorogo-Foto: Dokumentasi Pemkab Ponorogo-
Bagikan

Apakah memang ada orang selain saya yang menelepon untuk membayar tagihan saya?

Dan jika ya, mengapa Anda tidak membiarkannya saja?

–koJo.-

Gerring Obama

Rumus baru Growth economy = belanja negara + konsumsi masyarakat + foreign direct investmen + (ekspor – impor) + underground economy (korupsi, judol, narkoba, ekspor impor ilegal)

Jokosp Sp

Saya masih sangat percaya jika pemerintah fokus di satu penanganan saja “KORUPSI”, maka Indonesia bisa kaya dan sejahtera. Mau pakai istilah apapun silahkan, yang penting itu penangannya harus berani dan tegas. Ini bukan kasus pembunuhan yang cuma hehilangan satu nyawa dan menyengsarakan satu keluarga. Kasus KORUPSI itu dampaknya luar biasa. Telah menyengsarakan begitu besarnya sampai 280 juta penduduk Indonesia dikurangi pelaku dan keluarganya. Bagaimana pemerintah dianggap serius, kalau kasus seperti JUDOl saja menteri yang terlibat masih berkeliaran dan bernafas bebas di luar?. Data bisa diambil 2020-15,76T, 2021-57,91T, 2022-104,41T, 2023-327,05T, 2024-359,82T, 2025-155T. Data bisa diambil tapi pencegahannya tidak bisa dilakukan. Malah dilindungi untuk dapat setoran atas jasa perlindungannya. Ini negara GILA namanya. Kasus besar korupsi : 1. Tata Niaga Timah-300T 2. Tata Kelola Minyak Pertamina-193,7T 3. Kasus BLBI-138T dari 1997 sampai hari ini para pengemplang masih berkeliaran bebas. 4.Kasus Duta Palma-37T penyerobotan lahan hutan 37H 5. Kasus PT.TPPI-37,8T pengelolaan kondensat di Kilang Minyak Tuban 6.Kasus PT.ASABRI-22,7T 7. Kasus PT,JIWASRAYA-16,8T 8.Kasus eksport CPO (minyak mentah)-12T 9.Kasus Pengadaan Pesawat Garuda CRJ-1000 dan ATR72-600 di 2011-9,37T yang menyisakan kondisi Garuda kembang kempis sampai hari ini 10. Kasus BTS4G-8T menyisakan para penerima dananya masih juga bisa bernafas di luar. Belum tambang-tambang ilegal yang ratusan trilyun.

Sadewa 19

Pasar properti begitu sulit. Terutama untuk harga rumah dibawah 2 Milyaran. Tetapi untuk harga rumah diatas 10 Milyaran justru masih ada market nya. Peminatnya masih banyak. Kebanyakan bayar pakai uang cash. Para pembeli dari profesi tertentu. Anda sudah tahu. Kebanyakan polisi, jaksa, hakim, pengacara, pegawai pajak, pengusaha tambang dan sebangsanya.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

FDI Purbaya

Di zaman Jokowi, katanya, swasta tidak bisa bergerak. Akibatnya ekonomi berhenti tumbuh...

Guinness Patrick
Catatan Dahlan Iskan

Guinness Patrick

Pelaksanaannya persis seperti di pertandingan tinju sebenarnya. Ada lonceng yang dibunyikan wasit...

Catatan Dahlan Iskan

Jakarta Malang

Oleh: Dahlan Iskan Antarumat itu terlihat begitu rukun. Gereja Katolik Katedral Malang...

Catatan Dahlan Iskan

Makan Susu

FOTO makan siang di Madinah itu saya kirim ke juragan mereka –dengan...