Home Politik Picu Perdebatan Publik, Golkar Juga Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional Selain Soeharto
Politik

Picu Perdebatan Publik, Golkar Juga Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional Selain Soeharto

Bagikan
Golkar Pahlawan Nasional
Meta Description: Partai Golkar mengajukan usulan ganda yang mengejutkan kepada Presiden Prabowo Subianto: gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Soeharto dan Presiden Gus Dur.Foto: Instagram @ gusdur.ig
Bagikan

Finnews.id – Partai Golkar rupanya bukan hanya mengusulkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai Pahlawan Nasinal, tetapi juga mendukung Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus dur mendapat gelar serupa.

Meskipun Golkar menyadari usulannya itu mendapat reaksi pro dan kontra dari berbagai kalangan masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, menekankan bahwa terlepas dari segala sisi kemanusiaan dan kelemahan yang dimiliki Soeharto, jasa besarnya sebagai Bapak Pembangunan Indonesia tidak dapat dipungkiri.

“Jasa besarnya melakukan pembangunan Indonesia, mentransformasikan ekonomi Indonesia dari yang sangat terpuruk menjadi disegani di Asia Tenggara bahkan di Asia itu tidak bisa dilupakan orang,” kata Sarmuji pada Kamis 6 November 2025.

Sarmuji menyatakan pihaknya tidak mempersoalkan perdebatan publik mengenai wacana pemberian gelar kepada Soeharto. Menurutnya, setiap tokoh yang menerima gelar tersebut pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

Ia menegaskan bahwa semua tokoh yang menjadi Pahlawan Nasional memiliki kelemahan yang melekat sebagai manusia.

Dukungan Pahlawan untuk Gus Dur Disuarakan

Lebih lanjut, Sarmuji membeberkan bahwa partainya tidak hanya berhenti pada usulan Soeharto. Golkar mengatakan mereka juga mendukung penuh pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur.

“Dari kami juga mendukung, misalnya, figur yang lain. Bukan hanya Pak Harto sebenarnya. Gus Dur juga layak untuk mendapat gelar pahlawan nasional dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” ujar Sarmuji.

Sikap Golkar yang mendukung penganugerahan gelar untuk kedua figur yang memiliki basis politik berbeda ini menunjukkan manuver politik yang signifikan.

Soeharto dikenal sebagai simbol Orde Baru, sementara Gus Dur merupakan tokoh reformasi, ulama, dan ikon pluralisme. Langkah ini secara strategis dapat dilihat sebagai upaya Golkar merangkul spektrum politik yang lebih luas.

Prabowo Pertimbangkan Usulan Bahlil

Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengakui telah menyampaikan usulan mengenai Soeharto menjadi pahlawan nasional saat melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Draf Perpres TNI tangani terorisme
Politik

DPR Tanggapi Draf Perpres Terorisme: TNI Jadi Pelengkap, Bukan Pengganti Penegak Hukum

Finnews.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menanggapi munculnya...

Pandji Pragiwaksono
Politik

Mens Rea Pandji Pragiwaksono Jadi Sorotan, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dipidana

finnews.id – Spesial show Mens Rea karya komika Pandji Pragiwaksono terus menjadi...

Muhaimin Iskandar tanggapi candaan Prabowo
Politik

Prabowo Sebut PKB Harus Diawasi Terus, Muhaimin: Itu Hanya Candaan Biasa

Finnews.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menanggapi santai...

Presiden Prabowo
Politik

Jawab Kritikan, Prabowo: Pemerintahan Berada di Jalan yang Benar dan Diridai Tuhan

finnews.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintahannya...